Home Berita Internasional Saudi Buka Pendaftaran Haji, 70 % Kuota untuk Warga Asing

Saudi Buka Pendaftaran Haji, 70 % Kuota untuk Warga Asing

149
0
SHARE
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan bahwa faktor kesehatan menjadi syarat utama haji tahun ini. (Gambar : Reuters)

Wasathiyyah.com, Mekkah – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memastikan bahwa kondisi kesehatan yang baik menjadi syarat utama seseorang boleh menunaikan haji tahun ini.

Dari total kuota haji sebanyak 10.000 orang, 70 % diantaranya diperuntukkan bagi warga asing yang tinggal atau sudah berada di Arab Saudi sejak sebelum pandemi Covid 19. Sedangkan 30%nya adalah warga negara Arab Saudi.

Kuota ini akan diprioritaskan bagi calon jamaah haji yang tidak memiliki riwayat penyakit kronis apapun. Dan sebelum berhaji, mereka diharuskan mengikuti serangkaian tes kesehatan untuk memastikan terbebas dari Covid 19.

Kriteria selain kondisi kesehatan yang baik, mereka juga berada di rentang usia 20 hingga 50 tahun dan belum pernah menunaikan haji. Selanjutnya mereka akan menjalani masa karantina 14 hari sebelum dan sesudah berhaji.

Warga asing yang tinggal di wilayah kerajaan dan memenuhi syarat haji tersebut sudah bisa mendaftarkan diri secara online melalui laman localhaj.haj.gov.sa. Pendaftaran dibuka sejak hari Senin, 06 Juli 2020, dan akan ditutup pada hari Jumat, 10 Juli 2020.

Pihak kementerian mengatakan bahwa pendaftaran online ini merupakan proses awal dari pendaftaran haji tahun ini. Adapun proses akhir adalah pada penerbitan surat keterangan persetujuan akhir setelah memastikan bahwa pemohon atau pendaftar telah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan dan persyaratan pendukung lainnya. Surat keterangan ini akan dikirimkan kepada pemohon secara online.

Pemohon harus memastikan kondisi kesehatannya baik, bebas dari Covid 19, tidak ada riwayat penyakit diabetes, jantung dan penyakit pernapasan. (WST/RS/arabnews)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.