Home Berita Internasional Jamaah Haji Tahun Ini Dilarang Sentuh Ka’bah dan Hajar Aswad

Jamaah Haji Tahun Ini Dilarang Sentuh Ka’bah dan Hajar Aswad

211
0
SHARE
Pemerintah Arab Saudi menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk memastikan kesehatan dan keamanan jamaah haji tahun ini. (Gambar : minanews)

Wasathiyyah.com, Mekkah – Pemerintah Arab Saudi secara resmi telah membuka pelaksanaan haji tahun ini namun dengan pembatasan jumlah jamaah dan penerapan protokol kesehatan Covid 19, salah satunya adalah melarang jamaah haji menyentuh Ka’bah dan Hajar Aswad.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Arab Saudi menerapkan secara ketat protokol kesehatan untuk memastikan keamanan dan keselamatan jamaah haji tahun ini dan menghentikan penyebaran virus Covid 19 di wilayah kerajaan.

Dilansir Arabnews, bahwa sejak 19 Juni pemerintah Saudi melakukan pembatasan orang yang memasuki Mina, Muzdalifah dan Arafah. Petunjuk dan peringatan tertulis dalam beberapa bahasa sudah dipasang di berbagai tempat.

Otoritas setempat juga akan mengatur arus pergerakan jamaah haji seperti saat Thawaf, sehingga tidak terjadi penumpukan orang. Jamaah haji akan diminta menjaga jarak sekitar 1,5 meter satu sama lain.

Demikian juga saat pelaksanaan Sa’i. Petugas telah membuat jalur khusus di antara Safa dan Marwah sehingga jamaah bisa menunaikan ritual Sa’i dengan tetap saling menjaga jarak. Petugas akan membersihkan jalur ini sebelum dan sesudah Sa’i.

Ka’bah akan dikelilingi penghalang sehingga jamaah tidak dapat menyentuhnya. Karpet-karpet di dalam masjid tidak akan dipasang sehingga setiap jamaah diharuskan membawa dan memakai alas masing-masing ketika menunaikan shalat.

Petugas maupun jamaah haji diharuskan selalu mengenakan masker, memeriksakan suhu tubuh di setiap lokasi ibadah.

Selama berada di Arafah dan Muzdalifah, jamaah haji akan ditempatkan di tenda dengan jumlah tidak lebih dari 10 orang di setiap tenda yang berukuran 50 meter persegi. Setiap jamaah akan berjarah setidaknya 1,5 meter.

Untuk lontar jumrah, petugas akan mengatur agar hanya 50 orang saja pada setiap kelompok yang masuk ke lokasi. Kerikil yang dipergunakan pun akan didisinfektan terlebih dahulu.

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah menerangkan bahwa ibadah haji tahun ini hanya diperuntukkan bagi jamaah dengan kriteria kesehatan yang baik, tidak memiliki riwayat penyakit kronis, usia di bawah 65 tahun. Setiap jamaah pun akan menjalani masa karantina selama 14 hari sebelum dan sesudah ibadah haji. (WST/RS/cnn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.