Home Berita Timur Tengah Al Azhar Apresiasi Adzan Dikumandangkan di Eropa dalam Upaya Atasi Pandemi

Al Azhar Apresiasi Adzan Dikumandangkan di Eropa dalam Upaya Atasi Pandemi

231
0
SHARE
Masjid Duisburg di Jerman.

Wasathiyyah.com, Kairo – Al Azhar Al Syarif mengapresiasi kebijakan pemerintah beberapa negara Eropa seperti Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Belgia dan Italia yang telah mengizinkan adzan dikumandangkan secara terbuka. Padahal sebelumnya negara-negara tersebut melarang hal itu.

Al Azhar berpandangan bahwa kebijakan beberapa negara eropa yang mengizinkan azan dikumandangkan akan semakin membuka ruang dialog dan toleransi antar pemeluk agama.

Sebelumnya diberitakan bahwa masyarakat Eropa dikejutkan dengan suara adzan yang berkumandang secara terbuka. Khususnya mereka yang beragama muslim menyambut dengan suka cita peristiwa bersejarah itu.

Di Jerman dan Belanda tak kurang dari 100 masjid yang mengumandangkan adzan. Pemerintah negara setempat mengatakan bahwa kebijakan itu diberlakukan untuk mendukung moral warga muslim di tengah pandemi Corona Baru (Covid 19) yang menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.

Bagaimana kebijakan ini berlaku? Diberitakan oleh Republika bahwa Ketua asosiasi negara DITIB NRW (Aosoiasi Muslim Jerman di Dusiburg), Hülya Ceylan, mengatakan ia telah menerima tawaran dari gereja-gereja tetangga untuk secara terbuka menyerukan doa.

“Di seluruh Jerman, gereja-gereja mulai membunyikan lonceng pada pukul 07:00 malam. dan untuk menunjukkan solidaritas dengan umat karena ruang doa yang tertutup. Gereja tetangga kami di Duisburg bertanya kepada kami apakah kami ingin mengambil bagian dalam kampanye ini setiap malam. Kami telah menyatakan bahwa kami dapat mendukung komunitas Muslim secara spiritual melalui panggilan untuk berdoa,” katanya.

Maka adzan pun kemudian bisa berkumandang secara terbuka sama halnya berkumandangya lonceng-lonceng di geraja setiap pukul 07:00 malam.

Sementara di Brussel, Belgia, negara yang selama ini melarang adzan dikumandangkan, sejak awal April mengizinkan masjid-masjid mengumandangkan adzan sebagai upaya pemerintah memutus mata rantai virus Corona. Dengan kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan moral warga muslim Belgia yang saat ini jumlahnya mencapai 300 ribu orang.

Al Azhar Al Syarif mengapresiasi kebijakan ini karena menjadi tanda bahwa kerjasama dan toleransi antar umat beragama di Eropa semakin baik. Dan, diharapkan dengan kebersamaan ini wabah Corona semakin cepat teratasi. (WST/RS/azhareg/republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − 12 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.