Home Berita Internasional Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

160
0
SHARE
Kementerian Kesehatan Arab Saudi segera mengirim tim kesehatan untuk memeriksa kesehatan warganya terkait Covid 19.

Wasathiyyah.com, Jeddah – Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Kesehatan melaporkan kasus pertama virus Corona baru (Covid 19) di negaranya pada Senin (02/03). Pasien seorang pria dan saat sedang menjalani karantina dan semua orang yang pernah berhubungan dengannya sedang diperiksa.

Pengumuman ini dilakukan ditengah kekhawatiran atas peningkatan drastis kasus Corona di Iran dari 523 kasus menjadi 1.501 kasus dengan angka kematian dari 54 menjadi 66 jiwa.

Wilayah Arab Saudi sebelumnya bersih dari kasus virus Corona selama 6 bulan sejak pertama kali virus ini muncul di Cina, sebelum kemudian tersebar ke 66 negara.

Hasil investigasi mengungkapkan bahwa hampir semua pasien yang terinveksi virus Corona di Timur Tengah sebelumnya melakukan perjalanan dari Iran melalui Bahrain melalui King Fahd Causeway.

Peningkatan jumlah kasus Corona di Iran yang melonjak secara cepat langsung menjadi sorotan dunia. Diantara yang tewas adalah Mohammad Mirmohammadi, 71, anggota dewan penasehat pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamaeni.

Virus ini telah di Iran telah mengakibatkan korban jiwa yang besar dalam waktu yang relatif singkat. WHO segera mengirimkan tim yang tiba di Teheran pada Senin (02/03) dengan membawa perlengkapan medis dan peralatan pelindung yang diperuntukan bagi para tenaga medis di Iran serta peralatan labolatorium untuk menguji hampir 100.000 orang.

Di tempat lain di kawasan itu dilaporkan virus Corona untuk pertama kalinya muncul di Tunisia dan Yordania. 10 kasus di Kuwait, 6 kasus di Irak, 6 kasus di Bahrain, 4 di Qatar, 2 di Irak dan kasus kedua di Mesir.

Sedangkan di seluruh dunia virus ini telah menginfeksi setidaknya 89.000 orang dan menewaskan lebih dari 3.000 orang, kebanyakan di Cina. Adapun di luar Cina ada lebih dari 8.800 kasus dan 130 kematian, dengan wabah sekunder di Iran dan Italia Utara.

Pada hari Senin (02/03) juga dilaporkan kasus-kasus baru muncul di Andorra, Armenia, Republik Ceko, Republik Dominika, Islandia dan Indonesia. (WST/RS/arabnews)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 + 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.