Home Berita Internasional Raja Salman : Semoga Idul Adha jadi Titik Balik Berakhirnya Covid 19

Raja Salman : Semoga Idul Adha jadi Titik Balik Berakhirnya Covid 19

35
0
SHARE
Lontar jumrah dilakukan dengan jaga jarak. (Gambar : arabnews)

Wasathiyyah.com, Mekkah – Raja Salman bin Abdul Aziz mengapresiasi pelaksanaan haji tahun ini yang meski berlangsung di tengah pandemi Covid 19, namun ibadah haji tetap bisa berlangsung dengan khusyu dan aman.

Melalui pejabat kementerian media Arab Saudi, Dr. Majid Al Qasabi, Raja Salman memuji semua petugas yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada 1.000 jamaah haji tahun ini.

“Haji tahun ini yang diikuti jamaah yang jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan biasanya, menjadi pengingat bagi kita tentang pentingnya ibadah meski dalam keadaan sulit. Kami sangat menghargai kepercayaan dari saudara-saudara muslim kami di berbagai negara yang telah turut serta sebagai peserta dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Saya berharap semoga Idul Adha kali ini menjadi titik balik berakhirnya pandemi Covid 19,” ungkap Raja Salman dalam pidatonya.

“Saya juga berdoa semoga umat Islam sedunia terus mengukuhkan persatuan dan menebarkan pesan-pesan perdamaian sehingga stabilitas dunia tetap terjaga,” lanjutnya.

Raja Salman juga menyanjung peran para ekspatriat di Arab Saudi yang telah mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid 19.

Angka penyebaran Covid 19 di Arab Saudi cenderung menurun dalam 6 hari berturut-turut. Ada 1.686 kasus positif baru dalam 24 jam dan 4.600 pasien sembuh, serta 24 kematian.

Sementara 1.000 orang jamaah haji hingga hari keempat dinyatakan negatif Covid 19 seluruhnya. Pada haji Jumat, jamaah bergerak dari Muzdalifah ke Mina untuk menunaikan lontar Jumrah yang tetap dalam koridor protokol kesehatan.

Jamaah kemudian akan bergerak ke Mekkah untuk menunaikan thawaf ifadah dengan menjaga jarak.

Upaya yang dilakukan Arab Saudi dalam prosesi haji tahun ini menuai pujian masyarakat global. Dan, bagi jamaah, ibadah haji tahun ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan boleh jadi tidak akan pernah dialami lagi.

Ruslan Margoshvili, jamaah asal Georgia mengatakan, “Berhaji dan Idul Adha tahun ini bagi saya adalah kegembiraan yang ganda. Ini sungguh kesempatan yang sangat istimewa. Meski dilakukan dalam pengawasan protokol kesehatan, tapi ibadah kami sangat khusyu dan nyaman.”

Hamide Halimi, jamaah asal Macedonia menyampaikan kesannya saat lontar jumrah, “Lontar jumrah sangat mudah dan nyaman. Ini adalah Idul Adha yang istimewa bagi saya, terutama karena ini pertama kali saya berhaji. Pengalaman ini lebih istimewa dari yang saya bayangkan sebelumnya.” (WST/RS/arabnews)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.