Home Berita Internasional Presiden Palestina Tiba di Cairo untuk Pertemuan Darurat Liga Arab

Presiden Palestina Tiba di Cairo untuk Pertemuan Darurat Liga Arab

39
0
SHARE
Presiden Palestina Mahmoud Abbas saat berpidato dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di Sochi, Mei 2017.

Wasathiyyah.com, Kairo – Presiden Palestina Mahmoud Abbas tiba di Mesir Jumat (31/1) untuk menghadiri pertemuan darurat Liga Arab yang direncanakan Sabtu ini.

Pertemuan ini berlangsung atas undangan dari Abbas sebagai perwakilan permanen Palestina untuk Liga Arab dan Duta Besar untuk Mesir Diab al-Louh.

Pertemuan itu akan membahas usulan perjanjian perdamaian Timur Tengah yang diusulkan AS antara Palestina dan Israel, seperti diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa lalu.

Trump mengemukakan rencana perdamaiannya di Timur Tengahd engan memberikan Israel hak untuk mencaplok permukiman Tepi Barat dan menjadikan Yerusalem sebagai ibukotanya, sebuah langkah yang memancing kemarahan banyak negara Arab ketika diumumkan pada akhir 2017.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa bahwa Mesir menghargai upaya Amerika untuk mewujudkan resolusi damai yang komprehensif antara Palestina dan Israel dengan cara berkontribusi terhadap stabilitas dan keamanan Timur Tengah.

“Mesir menghargai inisiatif pemerintah Amerika untuk mencapai penyelesaian yang adil untuk masalah Palestina dengan cara mengembalikan hak-hak sah rakyat Palestina yang mencakup pembentukan negara merdeka dengan kedaulatan penuh atas tanah yang diduduki sesuai dengan legitimasi Internasional,” demikian bunyi pernyataan itu.

Oleh karena itu, Mesir meminta kedua pihak mempertimbangkan secara cermat dan teliti tawaran AS untuk mencapai perdamaian dan membuka dialog, dengan mediasi AS, untuk membuka kembali perundingan yang mempresentasikan pandangan mereka masing-masing dalam mencapai kesepakatan yang memuaskan aspirasi kedua bangsa demi perdamaian yang komprehensif dan adil dan pembentukan negara Palestina yang merdeka.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar juga mengambil sikap yang hati-hati dan mengeluarkan pernyataan yang hampir sama. (WST/RS/egypttoday)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.