Home Berita Nasional TGB Capres 2019, Hasil Rakornas PA 212

TGB Capres 2019, Hasil Rakornas PA 212

1053
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Jakarta–Tuan Guru Bajang (TGB), Dr. Muhammad Zainul Majdi, MA., salah satu capres 2019 hasil Rapat Koordinasi Nasional Persaudaraan Alumni (Rakornas-PA) 212 yang digelar hari ini, Selasa (29/5/2018), di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua Dewan Penasihat Amien Rais, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, Sekretaris Tim 11 Alumni 212 Muhammad Al-Khaththath, pengacara PA 212 Eggi Sudjana, jajaran pengurus, aktivis PA 212 dan mantan Menpora Adhyaksa Dault itu, direkomendasikan 5 nama sebagai kandidat capres 2019, selain TGB, antara lain: Habib Rizieq Syihab, Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra, dan Zulkifli Hasan.

Rakornas yang dihadiri 256 peserta, perwakilan dari 18 provinsi itu juga merekomenasikan 9 nama cawapres: Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Yusri Ihza Mahendra, Anies Matta, Zulkifli Hasan, Eggi Sudjana, Ustadz Bachtiar Nasir, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Penjaringan 5 nama capres dan 9 cawapres tersebut berdasarkan 12 syarat dan kriteria calon pemimpin untuk Indonesia 2019 yang dirumuskan dalam acara itu.

Dalam acara itu pula, tepatnya pleno 2 dihasilkan 5 rekomendasi dan dirilis langsung oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif.

“Kami para peserta Rakornas PA 212 mengajak seluruh umat Islam di Indonesia dan segenap anak bangsa untuk menyepakati capres dan cawapres yang pertama, memahami sejarah bangsa, ideologi negaranya, bekerja keras untuk rakyatnya bukan untuk kepentingan asing,” kata Slamet.

Kedua, bekerja keras untuk kepentingan rakyat Indonesia, tidak tunduk pada kemauan asing, dan harus meningkatkan kewaspadaan adanya kemungkinan bangsa yang menjadikan Indonesia sebagai negara komprador.

Ketiga, tidak menambah utang luar negeri yang pada gilirannya akan menjadi beban seluruh rakyat Indonesia.

Berikutnya, pemimpin harus bertindak adil kepada semua anak bangsa, bukan berpihak atau memusuhi golongan tertentu.

Kriteria lainnya menurut PA 212 adalah tidak tebar pesona, sampai waktunya tidak cukup untuk mencari solusi bagi banyak masalah sosial, ekonomi, dan pendidikan.

“Rakornas menghimbau segenap umat Islam untuk tetap bersatu dan jangan mau dipecah-belah,” ucap Slamet.

Slamet juga menegaskan bahwa pasca rakornas ini, PA 212 akan menjalin komunikasi kepada parpol-porpol yang mengakomudir hasil rakornas dan akan memperjuangkan calon terpilih secara mati-matian.

“Kita akan buka komunikasi dengan partai-partai yang ada, partai yang selama ini sinergi dengan kita. Gerindra, PKS, PAN, PBB. Kita akan katakan ketika partai mengakomodir rekomendasi kita, konsekuensinya kita akan berjuang mati-matian,” pungkas Slamet. (YNF/WST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.