Home Berita Nasional Dubes Cina Temui PP Muhammadiyah Bahas Muslim Uighur

Dubes Cina Temui PP Muhammadiyah Bahas Muslim Uighur

562
0
SHARE
Ilustrasi

Wasathiyyah.com, Jakarta — Duta Besar Cina untuk Indonesia Xiao Qian beserta rombongan menyambangi kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jumat(28/12/2018) siang.

Kedatangan mereka diterima para pimpinan Muhammadiyah di lantai dua.

Hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua Umum Haedar Nashir, Sekretaris Umum Abdul Mu’ti, Sekretaris Agung Danarto, Bendahara Umum Suyatno, Ketua-ketua PP Muhammadiyah: Anwar Abbas, Busyro Muqoddas, Hajriyanto Y. Thohari, Bahtiar Effendy, dan Agus Taufiqurrohman.

“PP Muhammadiyah telah menerima kunjungan Dubes Cina untuk yang kedua kali. Untuk kali ini, beliau menyampaikan informasi dan keterangan yang terbuka mengenai keadaan masyarakat Uighur di Provinsi Xinjiang sebagaiamana yang telah menjadi pemberitaan di Indonesia maupun dunia internasional,” kata Haedar dalam pertemuan itu.

Dalam kunjungan ke kantor PP Muhammadiyah, Dubes Xiao Qian menyampaikan tiga hal utama dengan pihak Muhammadiyah, yaitu mengenai keadaan masyarakat Uighur di Provinsi Xinjiang, soal investasi dan tenaga kerja Cina di Indonesia, serta upaya peningkatan hubungan kerja sama antarmasyarakat Indonesia dan Cina.

Terkait persoalan Uighur, pihak Muhammadiyah memberi masukan bagi Pemerintah Cina untuk menjawab berbagai pertanyaan dan isu yang berkembang mengenai keadaan yang berlangsung di Xinjiang secara terbuka kepada masyarakat internasional.

“Kami beri masukan lewat bapak Dubes (Xiao Qian) agar pemerintah Cina selain memberi penjelasan terbuka, juga dapat menjadikan provinsi Xinjiang sebagai tempat terbuka yang bisa dikunjungi oleh masyarakat internasional. Dengan keterbukaan itu bisa diketahui apa yang terjadi sebenarnya,” ujar Haedar.

Muhammadiyah mendorong Cina, sebagai salah satu negara besar yang mempunyai kekuatan ekonomi dan diplomasi luas dan menjadi pelopor paradigma politik internasional, dapat melihat persoalan yang terjadi terhadap kelompok Uighur dengan pendekatan komperhesif yang mengedepankan perdamaian.

Menanggapi hal itu, Dubes Xiao Qian menyampaikan bahwa situasi sebenarnya di Provinsi Xinjiang cukup baik dari segi politik dan sosial, di mana berbagai suku termasuk Uighur menikmati kebebasan beragama.

“Kami melihat masyarakat Indonesia sangat perhatian dengan situasi Xinjiang, kami bersedia untuk meningkatkan komunikasi dengan masyarakat Xinjiang serta meningkatkan pemahaman dan pengertian antara kedua belah pihak. Saya menyambut baik teman-teman Indonesia untuk berkunjung ke Cina untuk melihat seperti apa Cina itu,” ujar Dubes Xiao Qian.(WST/YN/Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + 16 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.