Home Berita Nasional Berenang 16 Jam di Laut, Saksi Tsunami Krakatau Selamat

Berenang 16 Jam di Laut, Saksi Tsunami Krakatau Selamat

660
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Lampung–Berenang di Selat Sunda selama 16 jam, saksi hidup tsunami anak gunung Krakatau selamat. Sebanyak 15 orang nelayan berasal dari desa Kenali Lampung berangkat hari Jumat berangkat melaut dan keesok harinya, Sabtu (22/12/2018), mereka berada di anak gunung Krakatau. Mereka memasang tenda dan memasak di pulau kecil yang berada antara pulau Sumatera dan pulau Jawa itu.

Saat mereka melaut, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh cahaya seperti kilat, datang dari anak gunung Krakatau. Gunung itu terbelah dua, separonya tenggelam di laut, sehingga menimbulkan gelombang setinggi 12 meter. Mereka terlempar dari perahu. Terapung-apung di laut, dari malam pukul 21.00 WIB hingga keeseok harinya pukul siang 12.00 WIB. Rombongan nelayan itu, 3 orang selamat, sedangkan 12 orang lagi belum ada kabarnya.

“Kami keluar dari anak gunung Krakatau, lalu gunung itu pecah belah dua, ambruk ke laut. “Cerita Pak Ican dalam video amatir yang beredar di beberapa WhatshApp Group (WAG).

Kesaksian Pak Ican itu dikuatkan oleh temannya seorang pemuda bernama Puji, “Ketika gelombang datang, kami berpencar. Menyelamatkan diri masing-masing.”

Selain Pak Ican dan Puji, ada satu lagi saksi hidup yang selamat, yaitu Iyan. Menurut penuturannya, malam itu mereka berenang di laut hingga siang. Ini sebuah keajaiban mereka bisa selamat. Mereka terdampar di sebuah pulau kecil, dan akhirnya ke pulau Sebesi Lampung.

“Kami berenang dari jam delapan malam hingga jam dua belas siang.” Kenang Iyan dalam video berdurasi 4 menit 1 detik itu. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight − 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.