Home Berita Nasional Menag Terima Kunjungan Deputi Grand Syekh Al-Azhar

Menag Terima Kunjungan Deputi Grand Syekh Al-Azhar

254
0
SHARE
Menag dan Delegasi Al-Azhar Mesir di Jakarta (26/07).

Wasathiyyah.com, Jakarta — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerima kunjungan Deputi Grand Syekh Al-Azhar (wakil pemimpin tertinggi Al-Azhar) Syekh Saleh Abbas di di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Hadir bersama deputi Grand Syekh, Prof. Dr. Abu Zayd Al-Amir sebagai Wakil Rektor Universitas Al-Azhar, Mayjen Usamah Yasin, Wakil Ketua Pimpinan Pusat Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar serta tampak mendampingi, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ahmed Amr Ahmed Moawad.

Kepada Menag, deputi Grand Syekh menyampaikan salam hormat dari Grand Syeikh Al-Azhar atau Syaikh Besar Al-Azhar, Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb yang berhalangan hadir dikarenakan sedang menjalani pengobatan di Perancis dan Jerman.

Menurutnya, sebelum para delegasi berangkat menuju Indonesia, Grand Syeikh Al-Azhar sempat berpesan bahwa apa saja yang diminta oleh Indonesia terkait dengan kerja sama di bidang keagamaan agar dipenuhi.

Mendengar hal itu, Menag mewakili Indonesia amat tersanjung dan mengucap ungkapan do’a agar Allah memberikan kesehatan untuk imam besar Al-Azhar tersebut.

Menurut Menag, kerja sama dengan Al-Azhar merupakan salah satu kerja sama yang sangat penting untuk terus ditingkatkan. Mengingat Al-Azhar merupakan lembaga dengan umur yang sangat tua yaitu lebih dari 1000 tahun dan hingga kini tetap konsisten dalam menyebarluaskan pemahaman Islam yang moderat.

“Al-Azhar adalah salah satu benteng moderasi Islam yang tertua. Oleh karenanya, sangat penting sekali memperat hubungan antara Indonesia dengan Al-Azhar,” ujar Menag.

Menag juga menyambut baik atas dibukanya dibukanya pusat bahasa Al-Azhar cabang Indonesia yang hingga kini masih menjadi satu-satunya cabang untuk luar negeri.

“Mudah-mudahan ini menjadi titik tolak untuk kebaikan-kebaikan mendatang. Hal ini penting untuk persiapan bahasa para calon mahasiswa yang akan dikirim untuk studi di Mesir,” ungkap Menag. (WST/YN/kemenag.go.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.