Home Berita Nasional Mau Aneksasi Tepi Barat, Ini yang Diincar Israel Sebenarnya

Mau Aneksasi Tepi Barat, Ini yang Diincar Israel Sebenarnya

154
0
SHARE
Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun (kanan) dalam konferensi pers penolakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel, di Jakarta, Kamis (25/06). (Gambar : antara/linetoday)

Wasathiyyah.com, Jakarta – Sebagai tindak lanjut dari Kesepakatan Abad Ini (Deal of the Century) antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, maka Israel berencana melakukan aneksasi terhadap Tepi Barat pada 1 Juli depan.

Duta besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun mengungkapkan bahwa Israel sangat berhasrat mencaplok Tepi Barat karena ingin menguasai lahan yang subur.

“Israel sangat jeli, ingin merebut 30% tanah di Tepi Barat lewat aneksasi. Setelah dipelajari, memang tanah di kawasan itu adalah tanah yang paling subur di Palestina. Air di wilayah itu juga bisa langsung dikonsumsi sehingga akan sangat mendukung untuk pariwisata,” ungkap Dubes Zuhair dalam konferensi pers penolakan aneksasi Palestina oleh Israel, di Jakarta, Kamis (25/06).

Lebih lanjut Dubes Zuhair dua hal yang disoroti pemerintah Palestina terhadap rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel ini.

Pertama, Israel mengincar wilayah Wadi Al Huwar, yang bersebelahan dengan Laut Mati. Air di sini mengandung mineral tinggi, zat untuk bahan kosmetik yang bisa memenuhi permintaan pasar Eropa.

Kedua, Israel juga mengincar pepohonan kurma Palestina, terutama yang berada di kota Jericho. Kurma dari kawasan ini adalah yang terbaik di Palestina.

Palestina menolak dengan tegas rencana aneksasi Tepi Barat ini dan akan berjuang mempertahankannya.

“Sesungguhnya negara-negara di dunia juga sudah menolak, maka seharusnya aneksasi yang diusung Netanyahu dan Trump betul-betul ditolak (semua pihak). Bagi Palestina, Al Quds (Yerusalem) adalah harga mati,” tegas Zuhair. (WST/RS/antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + 17 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.