Home Berita Nasional Umat Islam Filipina Akan Miliki Komplek Pemakaman Khusus

Umat Islam Filipina Akan Miliki Komplek Pemakaman Khusus

43
0
SHARE
Pemerintah Manila menyiapkan lahan 2400 meter persegi untuk komplek pemakaman muslim. (Gambar : arabnews)

Wasathiyyah.com, Manila – Penduduk muslim di Filipina, khususnya di ibu kota Manila tak lama lagi akan memiliki komplek pemakaman sendiri. Sehingga nantinya mereka tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh menuju pemakaman jika salah satu keluarganya meninggal dunia.

Walikota Manila, Fransisco ‘Isco Moreno’ Domagoso pada Rabu (22/07) mengatakan bahwa pemerintahnya telah membuka jalan untuk proses pembangunan komplek pemakaman tersebut.

Domagoso mengatakan bahwa pembangunan ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi penting umat Islam terhadap sejarah dan kebudayaan kota dan negara.

Kompleks pemakaman seluas 2.400 meter persegi akan menampung 378 liang lahat dan sebuah masjid. Pemerintah Manila telah mengalokasikan anggaran sebesar 49.3 Juta Peso ($ 1 Juta) untuk proyek tersebut. Di kompleks ini juga akan dibangun aula kebudayaan.

“Ini adalah hari bersejarah. Kita ingin menunjukkan kepada generasi selanjutnya tentang bagaimanakah kita, warga Manila yang sesungguhnya. Dan ini tidak boleh dilupakan,” kata Domagoso dalam pidatonya.

“Ini adalah upaya kecil kami untuk mengakui umat Islam sebagai pemilik kota Manila. Bahkan bukan hanya sebagai pemilik, namun juga sebagai pendahulu dan nenek moyang dari penduduk kota in,” tegas Domagoso.

Dalam pidatonya itu, Domagoso juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga muslim Manila karena telah diabaikan oleh pemerintah periode sebelumnya yang tidak memberikan fasilitas pemakaman yang layak bagi warga muslim.

“Sudah sangat lama warga muslim menanti saat-saat seperti ini. Sudah skeitar 500 tahun warga muslim diabaikan di negeri ini. Dan hari ini, anak-anak kita menyaksikan dan akan mengingat budaya, tradisi dan adat istiadat di kota ini yang saling menghargai dan bahu-membahu bersama umat Islam,” kata Domagoso.

Domagoso juga menyamaikan bahwa umat Islam di Filipina punya andil sangat besar dalam sejarah pembangunan bangsa ini, karena umat Islam sudah lebih dulu hadir di negeri ini sebelum Spanyol datang.

Dalam syariat Islam, seorang yang meninggal dunia harus segera dikuburkan dalam waktu sebelum 24 jam. Namun sampai saat ini, warga muslim Manila harus menempuh jarak yang sangat jauh ke kota Taguig di provinsi Balucan atau Mindanau untuk menguburkan keluarga mereka yang wafat.

Ketua Komisi Nasional Muslim Filipina, Saidamen Pagarungan, atas nama warga muslim mengucapkan terima kasih kepada walikota Domagoso dan pemerintah Filipina atas kebijakan ini.

“Penghargaan luar biasa ini akan selalu diingat tidak hanya oleh konstituen muslim anda, tapi juga oleh 12 juta populasi muslim di negara ini. Pemerintah kota Manila sangat layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari warga muslim di negeri ini,” kata Pagarungan.

Pada sambutannya, Pagarungan juga menyampaikan harapan Masjid Emas Manila yang sudah dikelilingi dengan bangunan ilegal dan terlihat kumuh, untuk direvitalisasi. Mengingat perannya yang sentral sebagai pusat kegiatan warga muslim, sekaligus juga sebagai magnet pariwisata. (WST/RS/arabnews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.