Home Berita Nasional Terkait Pembatalan Haji, Menag : Saya Minta Maaf..

Terkait Pembatalan Haji, Menag : Saya Minta Maaf..

217
0
SHARE
Menag Fachrul Razi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI terkait keputusan pembatalan haji tahun ini. (Gambar : Tempo)

Wasathiyyah.com, Jakarta – Menteri Agama, Fachrul Razi, meminta maaf di hadapan Komisi VIII DPR terkait keputusan pembatalan ibadah haji tahun 1441/2020.

Permintaan maaf ini disampaikan Menag karena keputusan tersebut diambil tanpa melakukan rapat kerja terlebih dahulu dengan DPR, kendati Menag memastikan bahwa keputusan itu diambil secara seksama.

“Saya atas nama pribadi menghaturkan permohonan maaf kepada yang mulia pimpinan dan seluruh anggota komisi VIII DPR RI atas kejadian ini. Bukan salah kementerian atau staf, tapi ini kesalahan saya,” tegas Menag Fachrul Razi menjawab pertanyaan anggota komisi VIII dalam Raker antara pemerintah dan DPR yang disiarkan secara langsung pada Kamis (18/06).

Dalam rapat kerja yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan itu Menag menjelaskan bahwa pengambilan keputusan tersebut sudah melalui konsultasi hukum dengan Kemenkumham mengenai kewanangan dan aturan perundang-undangannya.

Kepada anggota Komisi VIII Menag menjelaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mengesampingkan peran DPR dalam mengambil keputusan pembatalan haji ini. Hanya saja Menag menganggap perlu pengambilan keputusan sesegera mungkin untuk memberikan kepastian kepada para calon jamaah haji.

Kemenag mengambil keputusan pembatalan dengan pertimbangan alasan kesehatan karena pandemi Covid 19. Ditambah lagi pihak pemerintah Arab Saudi yang belum memastikan pelaksanaan ibadah haji baik di Mekkah maupun di Madinah.

Sementara waktu yang semakin dekat, dan persiapan yang tidak akan memungkinkan jika jamaah haji tetap diberangkatkan, maka Kemenag mengambil keputusan itu.

Menag memastikan bahwa pihaknya tidak ada niatan untuk tidak menghormati DPR dengan tidak adanya rapat khusus mengenai pembatalan ibadah haji tahun ini.

Ia menyampaikan bahwa meski tidak ada rapat, namun komunikasi dengan unsur Komisi VIII sempat dilakukan yang arahnya mengafirmasi upaya Kemenag membatalkan haji tahun ini.

“Kami tidak tergesa-gesa (dalam keputusan pembatalan haji),” kata Menag, memastikan bahwa keputusan diambil dengan pertimbangan yang seksama. (WST/RS/antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.