Home Berita Nasional Menag Bantah Dukung Perilaku LGBT, Ini Klarifikasinya

Menag Bantah Dukung Perilaku LGBT, Ini Klarifikasinya

340
0
SHARE
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Wasathiyyah.com, Jakarta — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah dirinya melegalkan perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Menurut Lukman, bantahan itu perlu ia sampaikan seiring beredarnya foto dan tayangan video yang berisi potongan atau penggalan foto/gambar yang mengesankan dirinya mendukung atau bahkan lebih jauh melegalkan tindakan/perilaku LGBT.

“Tindakan atau perilaku LGBT merupakan tindakan yang menyimpang menurut ajaran agama,” kata Lukman dalam video klarifikasinya yang beredar di media sosial, Rabu (17/10/2018).

Lukman menegaskan, semua agama menolak LGBT, dan karena itu Lukman pun menolak tindakan/perilaku LGBT. Justru karena menolak tindakan menyimpang itu dan agar tindakan tersebut tidak semakin meluas di tengah-tengah masyarakat, terang dia, diperlukan peran semua pihak untuk memberikan pemahaman terhadap orang yang punya perilaku LGBT.

“Maka menurut hemat saya, kewajiban setiap kita umat beragama, para pemuka agama, untuk memberikan pendampingan, memberikan bimbingan, pembinaan, kepada mereka semua (pelaku LGBT) secara empatik.”

Pendampingan, bimbingan, dan pembinaan terhadap pelaku LGBT itu, menurutnya, bertujuan agar mereka yang melakukan tindakan menyimpang tersebut -karena satu dan lain hal- itu tidak lagi melakukannya.

“Pendekatan empatik ini diperlukan dan kita harus menghindarkan dari perilaku menghina mereka, merendahkan menista mereka, mengucilkan mereka, bahkan menghilangkan eksistensi kemanusiaan mereka,” pesannya.

Ia berharap dengan klarifikasi tersebut menjadi jelas bagi semua pihak terkait sikap dan pandangan Lukman mengenai LGBT.

Beberapa waktu lalu, Lukman juga beberapa kali menyampaikan sikapnya menolak perilaku LGBT. Menag membantah bahwa ia mendukung LGBT.

Diketahui, beredar luas (viral) di media sosial bahwa Menag memberikan apresiasi atas adanya event pemberian penghargaan kepada kelompok LGBT. Menag membantah keras penilaian tersebut.

Menurut Menag, apa yang telah ia sampaikan sebelumnya, bukan berarti ia menyetujui tindakan LGBT.

“Tidak ada agama yang mentolerir tindakan LGBT,” tegas Menag usai membuka Gebyar Kerukunan dan Launching E-Government di Yogyakarta, Minggu(17/12/2017) silam.(WST/YN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.