Home Berita Nasional Rakor Kamenag dan OIAA Indonesia, Siap Kerjasama Berangkatkan Camaba ke Mesir

Rakor Kamenag dan OIAA Indonesia, Siap Kerjasama Berangkatkan Camaba ke Mesir

349
0
SHARE

Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama dan Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia sepakat bahwa Kementerian Agama sebagai penyelenggara seleksi, mengeluarkan syahadah, dan rekomendasi bagi peserta yang telah lulus, sedangkan OIAA Indonesia membantu calon mahasiswa baru (Camaba) secara teknis proses pemberangkatan. Ini hasil dari rapat koordinasi antara Kamenag dengan OIAA Indonesia kemaren (Selasa, 13/8/2019) di ruang rapat Dit. PTKI lantai 7 Kemenag.

Dalam rapat tersebut, dari pihak Kamenag hadir Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam M. Arskal Salim GP, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M. Adib Abdushomad, dan Kasubdit Akademik Mamat S Burhanuddin. Sedangkan perwakilan dari OIAA Indonesia, Romli Syarkawi, Willy Octaviano, dan Muhlashon Jalaluddin.

Arskal Salim berharap seluruh proses pemberangkatan Camaba ke Mesir tahun ini berjalan dengan baik, transparan dan tidak mengecewakan masyarakat, khususnya para orang tua. Beliau meminta agar OIAA Indonesia –termasuk lembaga/ikatan alumni yang berada di bawah naungannya– memberikan informasi yang jelas terkait pembiayaan dan proses pemberangkatan yang harus disiapkan calon mahasiswa.

“Ke depan kita akan melakukan seleksi kepada lembaga/ikatan alumni yang layak untuk mengurus pemberangkatan Camaba ke Mesir agar tidak ada yang dirugikan,” tegas Arskal.

Beliau juga mengucapkan terima kasih, kepada para alumni, masyarakat dan semua pihak yang membantu proses pemberangkatan Camaba ke Mesir, “Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik atas partisipasi masyarakat dalam proses pemberangkatan ini. Jaga nama baik negara Indonesia di mata dunia dan masyarakat Mesir.”

Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M. Adib Abdushomad berharap agar OIAA memberikan informasi layanan pemberangkatan yang jelas dan transparan kepada masyarakat. “Sesuai dengan permintaan dari Kedubes Mesir, Kemenag akan menerbitkan surat yang menyatakan bahwa calon mahasiswa memiliki karakter yang baik dan bebas dari ideologi radikal berdasarkan SKCK dan tes wawasan kebangsaan yang telah dilakukan pada saat wawancara,” jelas Adib yang merupakan alumni Doktor Public Policy Flinders University.

OIAA cabang Indonesia menyampaikan terimakasih kepada Kemenag atas kepercayaan yang diberikan untuk membantu mengurus proses pemberangkatan para Camaba ke Mesir.

“Kami akan memberikan informasi yang detail agar masyarakat tidak bingung, baik itu terkait dengan pembiayaan yang dikeluarkan untuk pengurusan pemberkasan, pendaftaran, visa dan terjemahan, maupun pembiayaan yang dikeluarkan untuk keperluan pribadi calon mahasiswa,” jelas Romly Sarkowi perwakilan dari OIAA cabang Indonesia.

Dalam kesempatan berbeda, kru Portal Wasathiyyah menghubungi Direktur PUSIBA –lembaga di bawah OIAA cabang Indonesia– Muhammad Arifin dan menanyakan hasil rakor dan jadwal pemberangkatan Camaba ke Mesir.

“Ini tentu saja sebuah niat yang baik dari stakeholder untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dalam hal ini Camaba yang akan melanjutkan studi ke Al-Azhar Mesir. PUSIBA akan melakukan yang terbaik untuk mendukung niat baik pemerintah ini,” ujar Muhammad Arifin.

Direktur PUSIBA sekaligus bendahara OIAA cabang Indonesia itu memberitahu bahwa jadwal pemberangkatan CAMABA paling lambat akhir November 2019.

“Insya Allah, mudah-mudahan tidak ada hambatan, CAMABA berangkat paling lambat akhir November ini,” pungkasnya. (WST/YNF/Kamenag)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + fifteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.