Home Berita Nasional KBRI Cairo Tawarkan Peluang Ekspor Komunitas Go Export ke Mesir

KBRI Cairo Tawarkan Peluang Ekspor Komunitas Go Export ke Mesir

887
0
SHARE

Dalam rangka memperkenalkan peluang pasar dan meningkatkan potensi ekspor produk Indonesia ke pasar Mesir,  KBRI Cairo pada Sabtu (14/3) turut berpartisipasi pada kegiatan Export Bootcamp “make you to be exporter” di kota Cirebon.

Acara yang diinisiasi oleh komunitas Go Export ini merupakan kali kelima kali diselenggarakan dan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 14 hingga 17 Maret 2020. Komunitas Go Export merupakan komunitas Exportir Jawa Barat khususnya dari daerah Cirebon, yang memberikan pelatihan & workshop serta membantu anggota-anggotanya dalam proses meng-Export produk-produk Indonesia ke Mancanegara dengan step by step dan mandiri.

Acara ini dibuka oleh Walikota Cirebon dan diisi oleh 10 narasumber dari berbagai kalangan baik pemerintah maupun usahawan, serta dihadiri lebih dari 100 orang calon eksportir dan eksportir, akademisi, pelaku usaha/produsen serta wartawan.

Dalam upaya mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ke kancah internasional dan bisa menebus pasar ekspor, Atase Perdagangan KBRI Cairo, Irman Adi Purwanto Moefthi mengharapkan komunitas Go Export yang digagas oleh Akir Saputra dan Usman Syarif dapat menangkap peluang ekspor bagi komunitas UMKM yang dibina.

“Komunitas Go Export dapat menangkap peluang pasar ekspor ke Mesir, beberapa even pameran dagang dan kegiatan B 2 B dapat diikuti oleh UMKM, selain itu,  agenda kegiatan konseling ekspor seperti ini dapat kita atur dengan mendatangkan buyer-buyer potensial, bertemu langsung dengan para pelaku ekspor Indonesia binaan Go Export”, ungkap Atdag Irman.

Usman Syarief selaku Pembina Komunitas Go Export mengungkapkan, kedatangan Atase Perdagangan KBRI Cairo ke Kota Cirebon, diharapkan dapat berbagi wawasan dan sharing peluang ekspor yang bisa diambil oleh para pelaku usaha UMKM  di Kota Cirebon dan daerah lainnya. “Response luar biasa datang dari berbagai daerah terkait penyelenggaraan kegiatan Go Export ini dan mereka mengharapkan dibukanya lebih banyak akses dan peluang ekspor ke berbagai negara dengan memanfaatkan keberadaan Perwakilan Perdagangan RI, baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade & Promotion Center (ITPC) di seluruh Perwakilan RI di seluruh dunia,” tutur Usman yang juga menggeluti bisnis produk kayu dan rotan.

Di saat bersamaan, Penyelenggara Go Export, Akir Saputra menuturkan, penyelenggaraan  kegiatan Go Export ini sudah yang kelima, saat ini diikuti oleh 103 peserta dan diharapkan dapat melahirkan eksportir-eksportir baru, produk-produk baru baik ekspor barang maupun produk kreatif.

Asad Sp.THT  selaku Dokter Spesialis dan juga sebagai Pembina Go Export menerangkan, kegiatan Go Export ini memberikan akselerasi untuk produk-produk unggulan, menciptakan nilai tambah bagi produk-produk di daerah, menciptakan peta potensi produksi serta memanfaatkan kawasan segitiga emas, Cirebon, Kertajati, dan pelabuhan internasional sebagai penunjang utama ekspor.

Drs. Sumantho mewakili Pemda Kota Cirebon mengungkapkan, kegiatan Go Export ini memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk berbisnis dengan baik, hadirnya Negara dalam kegiatan ini ditandai dengan kehadiran Atase Perdagangan KBRI Cairo,  perijinan ekspor akan mendapatkan relaksasi dengan UU Omnibus Law sesuai tata ruang dan wilayahnya.

Melihat pasar saat ini, gejolak guncangan dunia di pasar ekonomi dunia turut mempengaruhi ekspor dan impor. Salah satunya isu wabah virus covid-19, meski hal ini menyebabkan impor bahan baku terganggu, namun sisi lainnya, bisa menjadi peluang untuk pasar ekspor. “Tak menutup kemungkinan, dengan kerjasama dan kolaborasi yang baik antar Pemda, Perwakilan RI dan pelaku usaha, Indonesia bisa menjadi penyuplai beberapa barang yang semula diimpor dari China,” ungkap Sumantho mewakili Drs, Nazaruddin Azis, SH, Walikota Cirebon. (WST/YNF/SAD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.