Home Berita Nasional Kemenpar Berencana Bangun Patung Jokowi di NTT

Kemenpar Berencana Bangun Patung Jokowi di NTT

230
0
SHARE
Presiden Joko Widodo

Jakarta – Kementerian Pariwisata berencana membangun patung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Kepala Biro Humas Kementerian Pariwisata Guntur Sakti, rencana tersebut muncul dari keinginan masyarakat setempat untuk menghidupkan destinasi wisata ‘Pohon Asam Jokowi’.

“(Itu) Keinginan dari kepala desa dan masyarakat setempat termasuk Pak Bupati. Jadi untuk memperkuat positioningnya destinasi digital yang sedang mereka bangun itu. Selain ada pohon asam Pak Jokowi, mereka ingin juga menghadirkan (patung) Pak Jokowi untuk menjadi daya tarik orang ingin datang ke sana,” kata Guntur, Sabtu (6/10/2018).

Menurut Guntur, pembangunan patung Jokowi itu bakal diperuntukkan sebagai wisata berfoto, hal ini serupa dengan patung ‘Jokowi naik sepeda’ di sejumlah bandar udara.

“Pak Menteri mengistilahkan kalau di bandara ada spot poto (dengan) patungnya Pak Jokowi arahnya ke situ tuh. Ya patung kayak ‘Pak Jokowi naik sepeda’. Jadi bukan patung konstruksi. (Nanti) itu hanya spot foto, spot selfie destinasi digital,” terangnya.

Sementara, Guntur mengaku belum mengetahui rencana pembangunan patung Jokowi itu. Ia menuturkan, pembangunan itu bakal digarap langsung oleh pemerintah daerah NTT.

“Diserahkan kepada daerahnya, kapan rencana itu mau dibuat nanti dari pihak kita (Kemepar) siap memberikan asistensi maupun dukungan,” terangnya.

“Inisiatifnya datang dari daerah, Kemenpar menyambut baik sepanjang itu menambah nikan dan daya tarik destinasi,”imbuhnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya berkunjung ke Desa Tulakadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (4/10). Desa tersebut memiliki pohon asam berejarah dengan Presiden Jokowi.

Singkat cerita, pada 20 Desember 2014, usai mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Motaain, Jokowi menyempatkan diri duduk bersama warga di bawah pohon asam tersebut dan memberikan uang sebanyak Rp 112 juta kepada warga setempat. Kemudian, warga menamai pohon tersebut dengan sebutan ‘Pohon Asam Jokowi’.(WST/YN)

Sumber: Kumparan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.