Home Berita Nasional UAS dan Aa Gym Imbau Influencer Hati-Hati Berbicara di Media Sosial

UAS dan Aa Gym Imbau Influencer Hati-Hati Berbicara di Media Sosial

168
0
SHARE
UAS dan Aa Gym saat mengisi kajian bersama di Masjid Daarut Tauhiid Bandung. (Gambar : daaruttauhiid)

Wasathiyyah.com, Jakarta – Ustadz Abdul Somad (UAS) menyoroti influencer yang berbicara atau menyebarkan konten di media sosial. UAS menekankan perlunya mengedepankan rasa tanggungjawab atas konten yang diunggah di medsos karena itu akan mempengaruhi orang banyak.

Bahkan UAS menggarisbawahi pernyataan yang sifatnya berita bohong yang provokatif dan menyinggung hal itu dapat diseret ke ranah hukum.

“Negara kita adalah negara hukum. Siapa pun yang mengeluarkan pernyataan yang membahayakan masyarakat umum, maka mesti ditertibkan. Negara mesti hadir saat diperlukan,” kata UAS kepada Republika, Rabu (5/8).

Hal senada disampaikan KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Ia menghimbau agar para influencer atau figur publik tidak asal berbicara di depan khalayak umum. Ia mengajak para influencer untuk mempertimbangkan matang-matang setiap konten yang akan diunggahnya di media sosial karena itu akan berdampak kepada masyarakat.

Aa Gym mengingatkan bahwa popularitas adalah ujian dari Allah Swt. dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Oleh karena itu ia mengimbau agar tidak berbicara tanpa didasari ilmu.

“Akibatnya masyarakat bisa mendapat sikap, pemahaman yang salah, yang akhirnya jadi bencana bagi masyarakat itu sendiri. Sudah saatnya semua orang sangat berhati-hati dan memberikan informasi yang benar, akurat, dan lengkap,” ungkap Aa Gym pada Republika, Rabu (5/8).

Imbauan UAS dan Aa Gym ini terkait dengan konten yang diunggah musisi kenamaan tanah air, Anji, terkait Covid 19. Dalam videonya itu Anji mengunggah wawancaranya dengan Prof. Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat Covid 19.

Video yang diunggah di laman Youtube ini sontak mengundang perhatian masyarakat dan mempertanyakan kebenaran hal itu. Tak lama, pihak Youtube menghapus video tersebut karena memicu kegaduhan dan kontroversi.

Aa Gym mengkategorikan penyebaran informasi sesat soal Covid-19 sangat berbahaya. Masyarakat mesti melawan dua ancaman sekaligus, yaitu penyakit Covid 19 dan informasi salah mengenainya.

“Virus ini berbahaya, tapi lebih berbahaya lagi adalah orang-orang yang tidak memiliki kesungguhan menjaga diri. Dan yang paling berbahaya adalah orang-orang yang menyampaikan informasi yang salah menyebabkan masyarakat memiliki pemahaman dan sikap yang salah,” ujar ulama asal Bandung itu.

Aa Gym mengajak masyarakat mengeratkan persatuan agar tak terpecah-belah oleh isu yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Kita memerlukan kebersamaan, dan tanggung jawab dari semua pihak dalam menyikapi wabah berbahaya ini,” kata Aa. (WST/RS/republika)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.