Home Berita Nasional Marak Penolakan Jenazah Pasien Corona, Ini Penjelasan Haedar Nashir

Marak Penolakan Jenazah Pasien Corona, Ini Penjelasan Haedar Nashir

189
0
SHARE
Petugas tengah mengangkat peti mati pasien virus corona di TPU Tegal Alur. (Foto:KOMPAS)

Wasathiyyah.com, Yogyakarta – Wabah Corona baru (Covid 19) telah menimbulkan keresahan masyarakat secara global. Keresahan itu jelas terlihat dari munculnya fenomena penolakan warga terhadap pemakaman jenazah pasien positif Corona di beberapa daerah.

Penolakan-penolakan seperti itu sangat disayangkan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Menurutnya, pasien positif Corona yang meninggal itu adalah saudara kita yang harus diperlakukan dengan baik dan lemah lembut.

Bahkan, menurut tarjih Muhammadiyah disebutkan, “Pasien Covid-19 meninggal dunia yang sebelumnya telah berikhtiar dengan penuh keimanan untuk mencegah dan atau mengobatinya, maka mendapat pahala seperti pahala orang mati syahid.”

“Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah covid-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga masyarakat menolak penguburan. Apalagi sampai meminta jenazah yang sudah dimakamkan dibongkar kembali dan dipindahkan,” tegas Haedar pada Kamis (2/4) di Yogyakarta.

Tidak hanya jenazah pasien, Haedar juga meminta kepada masyarakat untuk memperlakukan dengan baik para pasien yang sedang menjalani perawatan atau karantina. Mereka harus didukung sehingga mendapatkan semangat dan kesembuhan.

Penolakan yang terjadi di beberapa daerah diyakini Haedar terjadi karena kurangnya pemahaman. Oleh karenanya, Haedar menghimbau agar pemerintah dan aparat tak henti memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat sehingga wabah ini bisa dihadapi secara gotong royong, dengan keluhuran budi, kebersamaan dan rasa kemanusiaan yang tinggi.

Terlebih kepada keluarga para pasien yang meninggal, kita harus berempati dan meringankan beban mereka, tegas Haedar. (WST/RS/muhammadiyahorid)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve + 11 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.