Home Berita Nasional Gerakan World Hijab Day vs Kampanye No Hijab Day

Gerakan World Hijab Day vs Kampanye No Hijab Day

499
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Jakarta — Gerakan World Hijab Day setiap 1 Februari mendapatkan perlawanan dari Komunitas Hijrah Indonesia  dengan kampanye besar-besaran di Sosial Media untuk menolak Hijab dengan tagar “No Hijab Day”.

Pakar Parenting Islam Yanti Tanjung  merespon hal itu. Menurutnya  ini upaya kaum liberal untuk mengaburkan ajaran Islam tentang kewajiban menutup Aurat dan cara mereka melecehkan Muslimah.

Penulis buku best seller tentang parenting Islam itu, sangat menyayangkan kampanye  tersebut. Dia menilai kampanye ini bukan semata mata ide dari kaum liberal di Indonesia, tapi ini rekayasa dari Barat dengan menggunakan agen – agennya yang ada di Indonesia.

Karena Barat tahu bahwa letak kekuatan umat Islam bukanlah pada umatnya, tapi pada ajarannya itu sendiri semisal Hijab dan Aurat.

“Kampanye No Hijab Day ini hendak mengaburkan makna hijab dan hukumnya. Hijab dalam makna aurat wanita seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan menjadi hijab tidak wajib karena disesuaikan dengan budaya setempat sehingga batasan aurat ditafsirkan bebas sesuai budaya” Katanya Jumat (31/1) lalu.

Dia menambahkan, kalau kampanye itu juga akan merusak kehormatan dan kemuliaan generasi Muslimah.

”Allah telah muliakan Muslimah dalam ketaatan memakai hijab,mereka menyeret Muslimah kepada kemaksiatan dan kehinaan.” Ujarnya.

Yanti berharap, umat Islam harus melawan kampanye ini untuk menyelamatkan anak-anak perempuan dari pemikiran liberal. Caranya membina mereka sejak dini dengan mengokohkan pemahaman Islam agar terbentuk kepribadian Islam yang tangguh tidak mudah digoyah.

“Mari kita tingkat pemahaman kita dan keluarga kita terhadap Islam, agar kita tidak goyah terhadap isu-isu yang berkembang.” Pungkasnya. (WST/YNF/MUO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.