Home Berita Nasional Setop Kampanye, SBY Minta Capres-Cawapres Bantu Korban Gempa Sulteng

Setop Kampanye, SBY Minta Capres-Cawapres Bantu Korban Gempa Sulteng

127
0
SHARE
Susilo Bambang Yudhoyono

Wasathiyyah.com, Jakarta — Gempa yang menyebabkan tsunami di Sulawesi Tengah, khususnya di Donggala dan Palu menyisakan duka mendalam. Musibah tersebut membuat Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) prihatin. Ia meminta pasangan capres-cawapres menghentikan sementara kegiatan kampanye dan fokus membantu para korban di daerah tersebut.

SBY menyatakan, pengalamannya saat menjadi capres pada Pilpres 2009 bisa menjadi contoh nyata. Dia bersama Jusuf Kalla, yang tak lain wakil presidennya sekaligus kandidat Capres saat itu menghadapi musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

“Saya punya kenangan yang indah pada Pilpres tahun 2009. Dulu waktu itu hari kampanye saya sebagai capres juga dijadwalkan melaksanakan kampanye, Wapres JK juga melakukan kampanye,” kata SBY di Jakarta, Minggu (1/10/2018).

“Ketika kami mendengar musibah jebolnya bendungan di Situ Gintung, baik Pak JK maupun saya langsung menghentikan kampanye. Kami berdua bergandengan tangan menuju ke daerah bencana dan bersama-sama untuk mengatasinya,” jelasnya.

Pengalaman serupa juga terjadi saat bencana gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakan Aceh serta Nias. Menurut dia, saat itu negara sedang menjalankan operasi militer untuk menumpas Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Namun, demi fokus penanganan tanggap darurat bencana, SBY meminta agar TNI menghentikan operasi militer dan membantu penanganan bencana.

Dengan sigap, Panglima TNI saat itu, Jenderal TNI Endriartono Sutarto dan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu turun langsung serta memerintahkan pasukan TNI untuk mengangkut jenazah korban bencana sekaligus menyelamatkan warga yang masih bisa diselamatkan

“Hari pertama saya masih berada di Jayapura, hari kedua saya sampai di Lhoksumawe, Pak JK di Banda Aceh. Saya serukan untuk melakukan semacam gencatan senjata kepada pihak GAM dan tentunya pihak TNI sendiri berhenti melaksanakan operasi militer dan bersama-sama kita mengatasi keadaaan,” tuturnya.

Dengan demikian, dia berharap semua pihak bisa lebih dulu mengutamakan penanganan bencana gempa dan tsunami yang menerjang Palu, Donggala dan sekitarnya.

“Itu saran dan pandangan saya, marilah kita utamakan dulu bersatu padu kita membantu pemerintah membantu saudara dan sementara saya kira kegiatan kampanye kita hentikan dulu,” jelasnya.(WST/YN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.