Home Berita Internasional Anggota Parlemen India Larang Belanja Sayuran dari Muslim

Anggota Parlemen India Larang Belanja Sayuran dari Muslim

160
0
SHARE
Beberapa anggota Jamaah Tabligh dievakuasi menggunakan ambulan menuju pusat karantina di New Delhi pada 3 April lalu. (Foto:foreignpolicy)

Wasathiyyah.com, New Delhi – “Ingat hal ini, saya beritahukan pada semua orang, jangan membeli sayuran dari Miyas (Muslim).” Demikian diucapkan Suresh Tiwari yang videonya viral dari kota Deoria, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (29/04)

Suresh Tiwari adalah anggota parlemen India di negara bagian Uttar Pradesh dari Partai Bharatiya Janata. Pernyataan kontroversialnya beredar luas di tengah pemberlakuan lockdown oleh pemerintah India untuk mengatasi Covid 19.

Warga muslim India kerap mendapatkan perlakuan buruk dan rasis sejak merembaknya virus Covid 19 di negara itu. Puncaknya adalah sejak kelompok Jamaah Tabligh mengadakan pertemuan di New Delhi dan dilaporkan ada anggotanya yang terinfeksi.

Di lain pihak, juru bicara Partai Samajwadi, Anurag Bhadoriya, meminta aparat berwenang menindak Tiwari atas ucapannya itu.

“Pada masa krisis ini, dia sibuk menyebarkan kebencian terhadap komunitas tertentu. Ini menunjukkan seberapa besar dia peduli pada kemanusiaan,” ungkap Bhadoriya kepada Anadolu Agency.

Sebelumnya, Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan bahwa penyebaran Covid 19 tidak berkaitan dengan urusan ras, agama, warna kulit, kasta, bahasa.

“Respons dan perilaku kita harus memperhatikan pada persatuan dan persaudaraan. Kita bersama dalam hal ini,” kata Perdana Menteri pekan lalu.

Sejak pemberlakukan lockdown oleh pemerintah India, banyak orang menghadapi kesulitan ekonomi, kehilangan pekerjaan dan kelaparan. Pedagang kecil menjadi yang paling telak terkena dampak. (WST/RS/republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three + 12 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.