Home Berita Internasional PBB Serukan India Hadapi Pendemo dengan Damai dan Redakan Kerusuhan

PBB Serukan India Hadapi Pendemo dengan Damai dan Redakan Kerusuhan

150
0
SHARE
Ribuan warga India berdemontrasi memprotes Undang-undang Kewarganeragaan yang dinilai diskriminatif terhadap kaum muslim. (Foto: Skynews)

Wasathiyyah.com, New Delhi – Kerusuhan dan bentrokan mematikan yang meletus di India pada Selasa (25/02) lalu mendapat perhatian serius dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami tentu saja mengamati situasi ini dengan baik,” kata juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, dilansir dari APP pada Rabu, (26/2).

Informasi terkini dari Antara menyebutkan korban tewas akibat kerusuhan itu mencapai angka 20 orang dan 200 lainnya luka-luka.

Dujarric meminta kepada pemerintah India untuk menjamin hak-hak para demonstran menyampaikan aspirasinya dan juga memastikan demo berjalan secara aman dan damai. Dujarric menekankan agar tidak menyikapi pendemo dengan kekerasan.

Diketahui, konflik terjadi bersamaan dengan pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan petinggi pemerintahan India dan pebisbis. Konflik ini akhirnya menyita perhatian lebih besar dari pertemuan tersebut.

Hingga Selasa, ketegangan di beberapa tempat di New Delhi tetap tinggi. Sejumlah sekolah di beberapa daerah diliburkan karena khawatir dengan risiko keamanan. Sementara, lima stasiun metro di kota ditutup.

Bentrokan yang terjadi pada Senin lalu adalah yang terburuk di Delhi sejak aksi protes terhadap Citizenship Amendment Act (CAA) dimulai pada awal Desember.

Ibu kota India telah menjadi sarang protes terhadap undang-undang yang dinilai telah merugikan Muslim di India.

Dalam undang-undang itu, pemerintah India akan memberikan kewarganegaraan bagi pengungsi non-Muslim dari tiga negara tetangga. Hal itu menimbulkan tuduhan bahwa Modi dan nasionalis Hindu, yakni Partai Bharatiya Janata (BJP) merusak tradisi sekuler India.

BJP menyangkal adanya bias terhadap lebih dari 180 juta Muslim minoritas di India, tetapi para penentang telah melakukan protes dan mendirikan kemah di bagian-bagian New Delhi selama dua bulan. (WST/RS/Republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + thirteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.