Home Berita Internasional Syaikh Al Azhar : Kami Tidak Terima Islam Dikorbankan di Arena Politik

Syaikh Al Azhar : Kami Tidak Terima Islam Dikorbankan di Arena Politik

229
0
SHARE
Grand Syaikh Al Azhar Al Syarif, Prof. Dr. Ahmad Al Thayyeb.

Wasathiyyah.com, Kairo – Grand Syaikh Al Azhar, Prof. Dr. Ahmad Al Thayyeb pada hari Minggu (25/10) mengeluarkan pernyataan keras terhadap apa yang ia sebut sebagai kampanye sistematis yang menyudutkan Islam dan melecehkan simbol-siimbol Islam demi kepentingan politik.

Kecaman ini ditulis dalam bahasa Arab, Inggris dan Prancis dan diunggah di halaman resmi Grand Syaikh di Facebook dan Twitter.

“Kami tidak menerima simbol-simbol agama kami menjadi korban kampanye di arena politik,” kata Grand Syaikh sebagaimana dilansir Azhar.eg dan Ahram.org, Minggu (25/10).

Grand Syaikh mengecam keras penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw. dengan mengatakan, “Saya katakan kepada mereka yang membenarkan penghinaan terhadap Nabi umat Islam, bahwa masalah sebenarnya terletak pada ideologi munafik dan agenda sempit kalian.”

“Saya juga ingin ingatkan kepada Anda bahwa tanggung jawab terbesar seorang pemimpin adalah menjaga perdamaian sipil, kerukunan sosial, menghormati agama, menghindari perselisihan, dan tidak menyulut konflik dengan mengatasnamakan kebebasan berekspresi,” tegas Grand Syaikh.

Penyataan Grand Syaikh ini disampaikan merespon sikap pernyataan presiden Prancis Emmanuel Marcon yang menyudutkan Islam dan membela penerbitan karikatur Nabi Muhammad Saw.

Belakangan karikatur yang diterbitkan Charlie Hebdo dan memancing kecaman dari umat Islam sedunia itu dipajang di dua gedung pemerintahan di kota Montpellier dan Toulouse pada hari Rabu (21/10) dengan dalih sebagai penghormatan terhadap Samuel Paty, seorang guru yang menjadi korban pembunuhan. Paty dipenggal setelah menampilkan karikatur Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Presiden Macron mengatakan, “Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini, kami tidak hanya melihat ini di negara kami.” (WST/RS/azhareg/ahram/aljazeera)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − sixteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.