Home Berita Internasional Karzai : Saudi Jadi Kunci Pembangunan Afghanistan

Karzai : Saudi Jadi Kunci Pembangunan Afghanistan

112
0
SHARE
Hamid Karzai, mantan Presiden Afghanistan. (gambar:ariananews)

Wasathiyyah.com, Kabul – Saudi memiliki peran penting dalam pembangunan kembali Afghanistan setelah perang selama 20 tahun. Demikian dikatakan mantan presiden Afghanistan, Hamid Karzai kepada Arabnews.

“Arab Saudi adalah teman dan saudara bagi Afghanistan,” ucap Hamid Karzai, yang menduduki tampuk kekuasaan atas dukungan Washington pascar invasi AS yang menggulingkan Taliban pada 2001.

“Rakyat Afghanistan memposisikan Arab Saudi sebagai kakak laki-laki dengan sangat dihormati. Mereka mencintai Arab Saudi. Ini jelas memiliki peran dalam perdamaian dan rekonstruksi Afghanistan,” tambahnya.

Karzai mewanti-wanti penarikan pasukan internasional sebelum tercapai kata sepakat oleh Taliban dan pemerintah Kabul dalam proses perundingan damai yang tengah berlangsung. Ia memprediksikan jika hal itu terjadi akan membawa Afghanistan kembali mundur ke dalam perpecahan.

Penarikan pasukan pimpinan AS pada Mei 2021 adalah bagian dari kesepakatan antara Washington dan Taliban pada Februari. Hal yang kemudian mengantarkan Taliban dan pemerintah Kabul ke meja perundingan untuk mencapai gencatan senjata permanen dan pembagian kekuasaan.

“Penarikan pasukan yang tergesa-gesa tanpa kesepakatan perdamaian, tanpa pembicaraan yang menghasilkan perdamaian, pasti akan menimbulkan lebih banyak kekacauan dan ketidakpastian,” kata Karzai.

“Kami tentu tidak menginginkan itu. Kami ingin AS menyelesaikan proses perdamaian yang telah mereka mulai, untuk mewujudkannya. Kami ingin stabilitas di Afghanistan,” katanya.

Selama hari-hari terakhirnya di kantor kepresidenan pada tahun 2013, Karzai menuduh kehadiran militer AS di Afghanistan telah memicu ekstremisme dan korban sipil.

Ia juga menolak untuk menandatangani kemitraan keamanan strategis pada tahun 2013 untuk memberi jalan bagi pasukan NATO yang dipimpin Amerika tetap berada di negara itu. Namun sekarang, dia mengakui peran penting AS dalam proses perdamaian.

“Saya melihat ketulusan dalam upaya AS untuk membawa beberapa bentuk stabilitas ke Afghanistan, yang disambut baik dan apa yang kami inginkan,” katanya, mengingat keraguan banyak orang terhadap pemerintahan Kabul.

“Niat baik adalah satu hal, mengejar suatu masalah dengan bijaksana dan efektif adalah hal lain. Saya berharap mereka akan melakukan keduanya. Niatnya ada, saya telah melihatnya. Kami berharap mereka akan melakukannya dengan cara yang menginspirasi kepercayaan dalam upaya mereka.”

Setelah kesepakatan Februari, pembicaraan damai intra-Afghanistan dimulai pada September lalu. Karzai telah memainkan peran yang berpengaruh, tetap berhubungan dengan para pemimpin Taliban sambil juga merajut dukungan dari berbagai kelompok etnis dan pemimpin faksi di Afghanistan.

“Sebagai anak dari tanah ini, kami dan Taliban harus menyadari bahwa kami harus hidup bersama dan bekerja sama serta melindungi negara kami. Tidak sulit; Gampang kalau kita lepas dari kendali orang lain,” ujarnya. (WST/RS/arabnews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.