Home Berita Internasional Tiga Pesan Nabi Dimuat dalam Papan Reklame Besar di Chicago

Tiga Pesan Nabi Dimuat dalam Papan Reklame Besar di Chicago

199
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Chicago – Sebuah papan reklame besar yang memuat tiga pesan Nabi Muhammad Saw. tentang menyikapi wabah terpampang di sebuah jalan dekat Bandara Internasional O’Hare, kota Chicago, Amerika Serikat.

Papan reklame tersebut memuat tiga pesan Nabi Muhammad Saw. yaitu perintah mencuci tangan, tidak keluar dari wilayah yang terjangkit wabah, dan tidak mendatangi wilayah yang masuk kategori zona terjangkit wabah.

Foto papan reklame yang cukup menghebohkan dunia maya ini diunggah oleh akun Twitter @uetseinsteins dan akun Facebook Gain Peace.

Akun tersebut menjelaskan bahwa foto dari papan reklame yang berisi pesan Nabi Muhammad Saw. ini sebagai bentuk kampanye pencegahan terhadap virus Corona baru (Covid 19) yang penyebarannya sangat agresif di Amerika Serikat khususnya. Foto ini mendapatkan banyak respon dari warganet.

Organisasi nirlaba yang memiliki misi menyebarkan ajaran Islam, Gain Peace Foundation, memberikan penjelasan di akun Facebooknya tentang reklame itu.

Alhamdulillah, GainPeace telah meluncurkan papan iklan untuk menghormati para pahlawan yang berada di garis depan, merawat mereka yang terkena dampak Covid-19. Papan iklan ini juga menyoroti nasihat luar biasa Nabi Muhammad SAW, mengenai pencegahan dan pedoman selama pandemi.

Lebih lanjut, papan reklame mengundang penonton untuk mendapatkan info lebih lanjut tentang Islam dengan menelepon GainPeace di saluran: 800-662-ISLAM atau kunjungi www.GainPeace.com

Papan iklan berada di Chicago, IL, dekat Bandara O’Hare.

Silakan lanjutkan dukungan Anda untuk upaya GainPeace, yang sangat dibutuhkan melalui dukungan Anda.

Catatan virus Covid 19 di Amerika Serikat melonjak tajam dan kini menjadi yang terbesar di dunia. Pasien positif tercatat sebanyak lebih dari 744.000 orang dengan angka kematian menurut catatan Reuters menembus angka 40.000 orang. Bahkan lonjakan angka kematian dari 30.000 ke 40.000 terjadi hanya dalam tempo empat hari saja. (WST/RS/republika/reuters)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.