Home Berita Internasional Al Azhar Ajak India Menahan Diri dalam Polemik Amandemen UU Kewarganegaraan

Al Azhar Ajak India Menahan Diri dalam Polemik Amandemen UU Kewarganegaraan

102
0
SHARE
Sejumlah demonstran di Siliguri, timur laut India, membentangkan spaduk memprotes amandemen UU Kewarganeraraan. (pic:cbsnews)

Wasathiyyah.com, Kairo – Al Azhar Al Syarif menyampaikan keprihatinan atas aksi massa dan bentrokan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa pada aksi protes terhadap amandemen UU Kewarganegaraan (Citizentship Amandment Bill / CAB) di India.

AMandemen UU tersebut memberikan hak kewarganegaraan bagi imigran asal Afghanistan, Pakistan dan Bangladesh yang sudah berada di India dari agama apapun tanpa menyebutkan Islam. Artinya UU ini mengancam keberadaan imigran muslim asal negara-negara tersebut. UU ini berlaku bagi imigran yang masuk ke India sejak tahun 2015. Al Azhar menyerukan kepada India untuk mempertimbangkan kembali amandemen tersebut.

Al Azhar menilai bahwa amandemen UU ini yang terdapat pengucilan imigran muslim dibandingkan saudara-saudara dari agama lain, adalah aneh bagi India. Mengingat India merupakan negara yang terbuka dan plural.

Al Azhar memandang UU tersebut mengandung driskiminasi beragama terhadap orang Islam. Padahal komunitas muslim di India termasuk yang terbesar di dunia di mana terdapat sekitar 200 juta penduduk muslim di sana.

Al Azhar Al Syarif menekankan bahwa UU ini secara terang-terangan dan eksplisit mengkampanyekan Islamofobia, melanggar prinsip kewarganegaraan, dan bertentangan dengan realisasi persaudaraan manusia dan koeksistensi. (WST/RS/azhareg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten − nine =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.