Home Berita Internasional 50 Meninggal Dunia, Satu Diantaranya WNI

50 Meninggal Dunia, Satu Diantaranya WNI

156
0
SHARE
Warga meletakkan bunga di depan masjid Wellington, Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019). Warga Wellington meletakkan bunga sebagai aksi solidaritas pasca penembakan di dua masjid kota Christchruch pada Jumat (15/3). (Antara)

Wasathiyyah.com, Jakarta – Satu WNI bernama Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid yang sebelumnya dilaporkan hilang, saat ini dikonfirmasi menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa penembakan di Christchrush, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, KBRI Wellington menerima kabar meninggalnya Lilik Abdul Hamid pada hari kejadian, pukul 22.10 waktu setempat.

Segera setelah memperoleh kepastian tersebut, Menteri Luar Negeri RI Retno berbicara langsung dengan Nina, istri almarhum.

Dalam pembicaraan telepon tersebut, Menlu Retno menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam pemerintah Indonesia atas meninggalnya WNI yang bekerja di maskapai Air New Zealand itu.

Menlu Retno juga menyampaikan bahwa pemerintah melalui Duta Besar RI untuk Selandia Baru akan memberikan pendampingan dan bantuan yang diperlukan.

Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya bersama segenap masyarakat Indonesia di Christchruch mengunjungi kediaman keluarga Lilik di Christchruch dalam untuk memberikan dukungan atas musibah ini.

Sejauh ini dilaporkan terdapat sekitar tujuh WNI yang berada di kedua masjid di Christchruch, yang menjadi sasaran teror pada Jumat (15/3).

Empat WNI dinyatakan selamat, dua orang terluka dan saat ini masih menjalani perawatan di Christchruch Public Hospital, dan satu korban meninggal dunia.

Adapun Kepolisian Selandia Baru melansir bahwa korban meninggal dunia dalam tragedi ini mencapai 50 orang. Sementara korban yang mengalami luka-luka berjumlah 50 orang. (WST/RS/Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.