Home Berita Internasional 1,1 Juta Pasien di Afrika Sembuh dari Covid 19, Ini Kuncinya

1,1 Juta Pasien di Afrika Sembuh dari Covid 19, Ini Kuncinya

87
0
SHARE
(Gambar : Anadolu Agency)

Wasathiyyah.com, Addis Ababa – Kabar menggembirakan datang dari benua Afrika. Angka kesembuhan pasien Covid 19 di benua itu mencapai angka lebih dari 1,1 juta orang. Demikian informasi terbaru dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Afrika pada Rabu (16/9).

Benua Afrika mencatat ada 1.365.689 kasus positif Covid 19 dengan angka kematian mencapai 33.047 jiwa. Sedangkan angka kesembuhan mencapai 1.116.545 orang.

Sebelumnya John Nkengasong, Ketua CDC Afrika mengatakan tingkat kesembuhan di Afrika mencapai 82%. Ia menyebut bahwa pencapaian ini sebagai kabar baik bagi negara-negara di Afrika dan membangkitkan optimisme bagi dunia.

Di antara negara-negara Afrika, Afrika Selatan melaporkan angka tertinggi di kawasan tersebut dengan jumlah kasus positif mencapai 706.700, angka kematian mencapai 16.800 dan pasien sembuh 622.800 orang.

Adapun di Afrika Utara jumlah kasus positif mencapai 278.900, angka kematian 9.600 dan 213.100 pasien sembuh. Beranjak ke Afrika Barat terdapat kasus positif 169.600, angka kematian 2.500, dan pasien sembuh mencapai 145.400.

Afrika Timur mengkonfirmasi 154.000 kasus Covid 19, 3.000 kematian, 86.400 sembuh. Sementara d Afrika Tengah kasus positif mencapai 56.500, dengan 1.100 kematian dan 48.900 pasien sembuh.

Wakil Ketua CDC, Ahmed Ogwell Ouma mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kunci dari angka kesembuhan yang tinggi ini adalah respon cepat dan meminimalisir mobilitas orang. Berbagai negara di kawasan Afrika sejauh ini telah menerapkan dua hal itu.

“Ketika kami melihat bahwa virus sudah mulai muncul di Afrika, kami berupaya secepat mungkin mengidentifikasi orang yang terinfeksi dan orang yang mungkin tertular,” katanya.

Ouma menambahkan bahwa kondisi Afrika yang tidak memiliki infrastuktur dan sarana transportasi sebaik di Amerika atau Eropa membuat orang-orang tidak banyak berpindah tempat. Ini membantu proses karantina terhadap pasien dan orang yang terpapar sekaligus menghambat laju penularan.

Namun, Ouma memperingatkan bahwa tingginya angka kesembuhan di Afrika bukanlah sesuatu yang patut dirayakan, karena segala kemungkinan masih bisa terjadi.

“Kita harus tetap waspada untuk memastikan virus ini tidak menyebar. Karena jika sampai terjadi, akan jadi bencana di benua ini,” ungkap Ouma. (WST/RS/antara/anadolu)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six + 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.