Home Berita Internasional Grand Syaikh Al Azhar dan Paus Fransiscus Bertemu Kembali untuk Pertama Kali...

Grand Syaikh Al Azhar dan Paus Fransiscus Bertemu Kembali untuk Pertama Kali sejak Penandatanganan Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan

72
0
SHARE
Paus Fransiscus menyambut Grand Syaikh Ahmad Al Thayeb di Vatikan.

Grand Syaikh Al Azhar : Dokumen persaudaraan kemanusiaan mendapat perhatian yang sangat besar dari dunia Arab dan Islam. 

Paus Fransiscus : Dokumen persaudaraan kemanusiaan merupakan mimpi yang jauh tapi Tuhan menghendakinya menjadi nyata.

Wasathiyyah.com, Roma –  Paus Fransiscus, paus Gereja Katolik, menerima kunjungan Grand Syaikh Al Azhar, Syaikh Ahmad Al Thayyeb, pada Jumat 15 November 2019 di Vatikan. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah kerjasama yang akan dijalin Al Azhar dan Vatikan demi merealisasikan apa yang terkandung dalam dokumen persaudaraan kemanusiaan.

Pada awal pertemuan, Paus Fransiscus mengungkapkan rasa bahagianya atas pertemuan kembali dengan Grand Syaikh Al Azhar. Pertemuan kembali ini menunjukkan bahwa hubungan keduanya merupakan persaudaraan yang tulus, demikian ungkap Paus. Ia menyampaikan bahwa Vatikan dan Al Azhar akan terus melanjutkan kerjasama yang telah dirintis sebelumnya oleh kedua lembaga ini.

Paus Fransiscus menyampaikan bahwa para lembaga-lembaga agama dunia memiliki tanggungjawab dalam menyebarkan nilai kebaikan, perdamaian dan persaudaraan di tengah masyarakat dunia. Ia menambahkan bahwa dokumen persaudaraan kemanusiaan merupakan tonggak sejarah bagi umat manusia dalam menyongsong masa depan dunia di mana kita bisa hidup secara berdampinan secara damai. Dokumen ini menjadi panduan bagi masyarakat dunia untuk menjauhi sikap ekstrim dan kekerasan terhadap sesama manusia. Dokumen persaudaraan kemanusiaan merupakan mimpi yang jauh tapi Tuhan menghendakinya menjadi nyata, pungkasnya.

Sementara Grand Syaikh menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Paus Fransiscus ini sebagai pertemuan yang menggembirakan dan membahagiakan. Pertemuan ini baginya merupakan panggilan dan inspirasi bagi seluruh umat manusia sedunia untuk memulai semangat hidup berdampingan dalam perbedaan secara damai, toleran dan menjauhkan diri dari perilaku ekstrim terhadap sesama manusia. Dokumen persaudaraan kemanusiaan mendapat perhatian yang sangat besar dari dunia Arab dan Islam.

Grand Syaikh Al Azhar dan Paus Fransiscus bersepakat dan sama-sama menekankan pentingnya menerjemahkan kandungan dokumen persaudaraan kemanusiaan ini kepada langkah-langkah implementasi dan program-program yang akan memberi dampak nyata bagi upaya perdamaian dunia. Keduanya menyampaikan pernghargaan kepada Presiden Abdel Fattah Al Sisi, presiden Republik Arab Mesir, atas dukungannya terhadap upaya Al Azhar dalam menginisiasi langkah-langkah perdamaian umat manusia ini.

Keduanya juga menyampaikan pernghargaan kepada Syaikh Mohamed Zayid Al Nahyan, putera mahkota Abu Dhabi, yang mendukung secara penuh dan memberikan jaminan perlindungan atas upaya mengimplementasikan dokumen persaudaraan kemanusiaan ini.

Di akhir pertemuan, Grand Syaikh menyampaikan rasa terima kasih kepada Paus Fransiscus atas penghargaannya terhadap hakim Mohammad Abdel Salam selaku mantan penasehat. Paus Francis memberikan penghargaan bintang tertinggi kepadanya dan ini merupakan pernghormatan bagi rakyat Mesir dan putra-putri Al Azhar. Grand Syaikh meyakini bahwa penghargaan ini akan menjadi pelecut semangat toleransi dan perdamaian yang sedang mereka upayakan. (WST/RS/azhareg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.