Home Berita Internasional Kemarin, Grand Syaikh dan Para Petinggi Al Azhar Bertolak ke Vatikan. Ada...

Kemarin, Grand Syaikh dan Para Petinggi Al Azhar Bertolak ke Vatikan. Ada Apa?

91
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Roma – Grand Syaikh Al Azhar, Syaikh Ahmad Al Thayyeb tiba di Roma pada Kamis, 14 November 2019. Kunjungan Grand Syaikh ini bertujuan untuk bertemu Paus Gereja Katholik, Paus Francis, dan untuk berpartisipasi dalam acara konferensi internasional anak bertema, “Mempromosikan Martabat Anak di Era Digital”. Konferensi sendiri berlangsung pada 14 – 15 November 2019 bertempat di Akademi Ilmu Pengetahuan Kepausan Vatikan.

Kedatangan Grand Syaikh Al Azhar di Roma disambut oleh duta besar Mesir untuk Vatikan, Mahmoud Sami, dan duta besar Mesir untuk Italia, Hisyam Badr.

Adapun Grand Syaikh mengunjungi Roma didampingi oleh rektor Universitas Al Azhar Prof. Dr. Mohamed Husein Al-Mahrashawi, dan Prof. Dr. Nadhir Ayyad selaku sekretaris jenderal Majma Buhuts Islamiyah, serta Prof. Dr. Nahla Ash Shaidi selaku kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Pelajar Asing dan Internasional di Al Azhar Al Syarif.

Konferensi ini akan membahas beberapa hal diantaranya konsep martabat anak di dunia digital, peran lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam memerangi pelecehan dan eksploitasi seksual terhadap anak melalui internet, serta peran para pemimpin agama dalam memobolisasi komunitas internasional untuk memerangi fenomena kejahatan terhadap anak.

Grand Syaikh Al Azhar dijadwalkan menyampaikan pidato utama pada hari kedua konferensi. Topik yang akan beliau sampaikan adalah tinjauan historis mengenai hak-hak anak. Grand Syaikh juga akan menyampaikan tentang kiprah Al Azhar dalam mendukung setiap inisiatif yang menjaga martabat dan hak-hak anak di era digital dan setiap upaya menjadikan perangkat digital sebagai sarana belajar dan hiburan yang mengandung nilai pendidikan bagi anak.

Konferensi ini akan diikuti pula oleh banyak pihak dari berbagai bidang yang memiliki kepedulian terhadap martabat dan hak anak. Mereka berasal dari latar belakang pemimpin keagamaan, pejabat negara, ekonom, profesional perbankan, psikolog, sosiolog, ahli-ahli hukum, praktisi teknologi dan lain sebagainya.

Konferensi ini merupakan konferensi tingkat tinggi kedua dalam upaya menjaga martabat dan hak anak di era digital, setelah sebelumnya konferensi pertama diadakan pada 2017 di ibu kota Italia yang ditandai dengan Deklarasi Roma. Konferensi pertama tersebut mendorong pada pemimpin agama dunia, politisi, dan organisasi-organisasi yang memiliki perhatian besar pada urusan martabat dan hak anak untuk berkumpul membentuk forum aliansi agama untuk keamanan masyarakat yang dicetuskan satu tahun setelahnya yaitu 2018 di Abu Dhabi, UEA, disaksikan oleh para pemuka agama dunia termasuk Grand Syaikh Al Azhar Al Syarif.

Forum ini mengadakan konferensi global pada 18 November 2018 di bawah naungan Syaikh Mohamed bin Zaid An Nahyan, putera mahkota Abu Dhabi dan wakil panglima tertinggi angkatan bersenjata UAE. Konferensi ini dihadiri oleh Grand Syaikh Al Azhar, Syaikh Ahmad Al Thayyeb, dan Paus Francis. Konferensi ini juga diikuti oleh tidak kurang 80 tokoh dunia dari berbagai latar belakang. Pertemuan ini sekaligus memperingati 30 tahun konvensi hak-hak anak. (WST/RS/azhareg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.