Home Berita Internasional Sampaikan Belasungkawa, Sekjen PBB Temui Imam Besar Al-Azhar

Sampaikan Belasungkawa, Sekjen PBB Temui Imam Besar Al-Azhar

315
0
SHARE
Sekjen PBB Antonio Guterres menemui Imam Besar Al Azhar Prof. Dr. Ahmed Tayyib di Kairo, Selasa (2/4/2019)

Wasathiyyah.com, Kairo — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menemui Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad ath-Thayyib di Kairo, Mesir.

Seperti dilansir dalam laman azhar.ed, pada pertemuan yang berlangsung pada Selasa (2/4/2019) itu, Guterres menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Grand Syaikh, dunia Islam dan para korban aksi terorisme yang terjadi di Christchurch, Selandia Baru.

Ia beralasan, ucapan belangsungkawa disampaikannya kepada Al-Azhar lantaran lembaga tersebut menjadi rujukan terbesar umat Islam dunia dan mempunyai pengaruh besar terhadap dunia Islam.

Guterres mengecam sejumlah pihak yang mengaitkan Islam dengan terorisme. Justru, lanjutnya, umat Muslim dan orang Arab paling banyak yang menjadi korban terorisme.

“Kita menyaksikan perang politik menggunakan slogan-slogan agama dan sektarian, untuk mencapai kepentingan eksternal dengan mengorbankan darah orang-orang tak berdosa,” kata dia.

Mantan Perdana Menteri Portugal itu menekankan bahwa suara Grand Syaikh sangat penting dan merupakan contoh nyata Islam. Inisiatifnya membuka dialog dengan lembaga-lembaga keagamaan di seluruh dunia, ucap dia, khususnya Vatikan, membantu membangun perdamaian di seluruh dunia.

Menurutnya, suara Grand Syaikh Al-Azhar tidak hanya dibutuhkan oleh umat Islam tetapi seluruh dunia karena mewakili kebijaksanaan dan perdamaian.

Ia mengapresiasi langkah Imam Besar Al-Azhar dan Paus Fransiskus yang menangatangani Deklarasi Abu Dhabi, yakni sebuah dokumen tentang persaudaraan manusia untuk perdamaian dunia dan hidup bersama. Hal itu untuk membantah penyebab ekstremisme dan membebaskan Islam dan Kristen dari terorisme.

“PBB akan menggunakan dokumen ini untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan internasional,” janji dia.

Sementara itu, Imam Besar menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sekjen PBB dan delegasi dan ucapan belasungkawa terhadap para korban serangan teroris di Selandia Baru.

Imam Besar mengatakan, Al-Azhar siap bekerja sama dengan PBB untuk mengonsolidasikan tujuan bersama dalam mewujudkan perdamaian dunia dan kesetaraan di antara semua manusia. Dia berharap, PBB dapat memainkan perannya guna merealisasikan hal itu.

Imam Besar mengatakan, Al-Azhar membawa pesan global yaitu perdamaian antar sesama manusia dan memainkan peran besar dalam menghadapi terorisme, membangun prinsip-prinsip persaudaraan manusia, kesetaraan dan keadilan di antara orang-orang.

Ia menambahkan, Al-Azhar ingin memperkuat dialog dengan lembaga-lembaga keagamaan besar seperti Vatikan, Gereja Canterbury dan Dewan Gereja-Gereja Sedunia untuk mewujudkan dokumen persaudaraan.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Hukama’ al-Muslimin, Imam Besar menyampaikan pesan kepada Sekjen PBB untuk melibatkan Majelis Hukama’ al-Muslimin sebagai anggota pengamat PBB.

Di akhir pertemuan, Imam Besar memberikan salinan Deklarasi Abu Dhabi yang ditandatangani antara Al-Azhar dan Vatikan di Abu Dhabi 4 Februari 2019 lalu. (WST/YN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six − 6 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.