Home Berita Internasional Uskup Prancis : Karikatur Nabi Muhammad Bukan Penghinaan Bagi Muslim Saja

Uskup Prancis : Karikatur Nabi Muhammad Bukan Penghinaan Bagi Muslim Saja

200
0
SHARE
Uskup agung Prancis Toulouse Robert Le Gall. (Gambar : Alarabiy)

Wasathiyyah.com, Paris – Uskup Agung Prancis, Toulouse Robert Le Gall memperingatkan bahaya penerbitan karikatur ofensif Nabi Muhammad. Ia mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi itu memiliki batasan. Apalagi konteksnya saat ini adalah ketegangan baru antara pemerintah Prancis dengan dunia Islam.

Uskup Le Gall juga menyatakan penentangannya terhadap penerbitan karikatur Nabi Muhammad. “Kebebasan berbicara itu ada batasnya,” tegas dia.

“Karikatur (nabi Muhammad) ini tidak hanya dianggap penghinaan bagi umat Islam saja, tapi juga bagi umat Kristiani. Ini tidak boleh disebarluaskan lebih jauh, karena kita akan melihat sendiri akibatnya,” kata Uskup Le Gall kepada radio France Bleu, menurut laporan Arabi21.

“Ada batasan dalam kebebasan berbicara dan berekspresi. Dan kta harus sadar bahwa kita tidak berhak menghina agama,” ungkapnya.

Gelombang protes bermunculan di mana-mana pasca penerbitan karikatur nabi Muhammad Saw. oleh media Charlie Hebdo. Aksi protes ini semakin tak terkendali setelah Presiden Prancis Emanuel Marcon menyampaikan pernyataan yang membela penerbitan karikatur itu dengan alibi kebebasan berekspresi. Alih-alih melarang, karikatur tersebut justru dipajang dalam ukuran besar di kantor-kantor pemerintahan.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menuduh Presiden Prancis telah menyerang agama Islam dan mendesak negara-negara muslim untuk bekerja sama melawan gerakan islamofobia di Eropa.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang sangat vokal menentang statemen Presiden Marcon karena islamofobianya, berjanji akan mengambil sikap hukum dan diplomatik atas kasus karikatur Charlie Hebdo yang juga menerbitkan karikatur Erdogan sedang melihat rok wanita sambil minum bir di celana dalamnya.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomaeni menyebut bahwa pembelaan Macron terhadap penerbitan karikatur Nabi Muhammad sebagai tindakan bodoh dan penghinaan bagi yang memilihnya.

Jumat lalu, pemimpin Hizbollah Lebanon mendesak Prancis untuk mundur dari sikap pembelaan terhadap penerbitan karikatur Nabi Muhammad.

Sementara aksi demontrasi terus berlanjut di berbagai negara di Timur Tengah dan Asia Selatan. Mereka menggelorakan aksi bokiot produk-produk Prancis sebagai upaya melawan dan menekan negara Eiffel itu. (WST/RS/alaraby)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 + 14 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.