Home Berita Internasional India akan Menjadi Negara Muslim Terbesar di 2050, Ini Alasannya

India akan Menjadi Negara Muslim Terbesar di 2050, Ini Alasannya

117
0
SHARE
Umat Islam di India menunaikan shalat berjamaah di Masjid Jama New Delhi. (Gambar : Reuters)

Wasathiyyah.com, New Delhi – Pew Research Center adalah satu dari sekian banyak lembaga penelitian yang memprediksikan India akan menjadi negara dengan populasi muslim terbesar di dunia pada 2050.

Lembaga ini juga menyebut bahwa di tahun yang sama India juga akan menjadi negara terbesar dalam angka populasi Hindu.

Prediksi para peneliti ini didasarkan pada data tahun 2010 yang menunjukkan bahwa 94% umat Hindu di dunia berada di India. Diperkirakan jumlah ini akan tetap bertahan pada 2050.

Namun tak hanya populasi Hindunya. Para peneliti ini juga memperkirakan India akan memiliki 311 juta penduduk muslim di tahun 2050 yang berarti 11% dari total global. Itu artinya, di tahun tersebut India menjadi negara dengan populasi muslim terbesar dunia.

“Umat Muslim diperkirakan tumbuh lebih cepat daripada Hindu karena mereka memiliki usia rata-rata termuda dan tingkat kesuburan tertinggi di antara kelompok agama besar di India.  Pada 2010, usia rata-rata muslim India adalah 22 tahun, dibandingkan dengan 26 tahun Hindu dan 28 tahun Kristen.  Demikian pula, wanita Muslim memiliki rata-rata 3,2 anak per wanita, dibandingkan dengan 2,5 untuk Hindu dan 2,3 untuk Kristen,” kata laporan Pew Research Center.

Seperti Indonesia, India memiliki keragaman agama, etnis dan bahasa. Diperkirakan terdapat 200 juta muslim menjadi kelompok minoritas di India saat ini, dan kebanyakan mereka adalah muslim sunni. Sedangkan 80%nya merupakan pemeluk Hindu.

Meski jumlahnya cukup signifikan, penduduk muslim di India kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif dalam banyak bidang, mulai dari pendidikan, kesempatan bekerja, hak kepemilikan tempat tinggal, dan hukum.

Common Cause, sebuah organisasi non pemerintah menyebutkan bahwa setengah dari polisi yang disurvey menunjukkan indikasi bias anti muslim, sehingga tak heran jika mereka cenderung melakukan pembiaran terhadap tindak kejahatan yang menimpa warga muslim.

Para peneliti bahkan telah menemukan banyak catatan dalam beberapa tahun terakhir tentang semakin meluasnya imunitas bagi para pelaku kejahatan di mana korbannya adalah muslim. Pengadilan dan badan pemerintah tak jarang membatalkan putusan atau menutup kasus hukum yang melibatkan warga Hindu terhadap warga muslim. (WST/RS/republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.