Home Berita Internasional Otoritas India Segel Markas Jamaah Tabligh

Otoritas India Segel Markas Jamaah Tabligh

196
0
SHARE
India Segel Markas Jamaah Tabligh. Anggota Jamaah Tabligh menunggu bus yang akan membawa mereka ke fasilitas karantina di Nizamuddin, New Delhi, India, Selasa (31/3). Jamaah Tabligh tetap menggelar pertemuan di tengah kekhawatiran meluasnya penyebaran virus corona. (Foto: Reuters)

Wasathiyyah.com, New Delhi – Otoritas India melakukan penyegelan terhadap markas besar Jamaah Tabligh di New Delhi pada Selasa (31/03).

Hal ini dilakukan karena komunitas tersebut tetap melakukan perkumpulan dalam jumlah besar di tengah kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah India untuk menghadapi wabah Corona.

Ratusan anggota Jamaah Tabligh mengadakan pertemuan sejak akhir pekan lalu di New Delhi. Sebelumnya, puluhan anggota Jamaah Tabligh dinyatakan positif Corona dan tujuh orang diantaranya meninggal dunia.

Pemerintah India mengambil kebijakan lockdown selama 21 hari sejak Selasa (24/03). Terkait pertemuaan Jamaah Tabligh, pihak keamanan mengatakan bahwa ratusan orang memenuhi gedung lima lantai tersebut padahal pemerintah sudah mengumumkan aturan jaga jarak sosial dan larangan beraktifitas di luar rumah.

“Para administrator melanggar kondisi ini dan beberapa kasus pasien corona positif telah ditemukan. Dengan tindakan kelalaian yang parah ini, banyak nyawa terancam. Ini tindakan kriminal,” kata pihak keamanan.

Salah satu pengurus pusat Jamaah Tabligh, Musharraf Ali, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya meminta bantuan polisi dan pemerintah setempat untuk orang-orang yang terus berdatangan. Tapi, kebijakan lockdown telah membuat segalanya lebih sulit.

“Dalam keadaan yang memaksa seperti itu, tidak ada pilihan, selain mengakomodasi pengunjung yang terdampar dengan tindakan pencegahan medis yang ditentukan sampai situasi menjadi kondusif untuk pergerakan mereka atau pengaturan dibuat oleh pihak berwenang,” kata Jamaah Tabligh dalam sebuah pernyataan.

Sejauh ini pemerintah India telah melaporkan 1.251 kasus Corona dengan angka kematian mencapai 32 orang.

Sementara Jamaah Tabligh sebelumnya juga mengadakan pertemuan besar di Masjid Seri Petaling di Kuala Lumpur, Malaysia. Acara ini menjadi sumber ratusan infeksi virus Corona di seluruh Asia Tenggara. (WST/RS/republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight − 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.