Home Berita Daerah 73 Santri Asal Cianjur Siap Melanjutkan Studi di Al Azhar Mesir

73 Santri Asal Cianjur Siap Melanjutkan Studi di Al Azhar Mesir

249
0
SHARE
73 santri Ponpes Darul Azhar Cihaur, Cianjur, siap melanjutkan studi di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Wasathiyyah.com, Cianjur – Sebanyak 73 orang santri, terdiri dari 42 laki-laki dan 31 perempuan asal Pondok Pesantren Darul Azhar Cihaur, Cianjur, Jawa Barat siap diberangkatkan untuk mengikuti perkuliahan di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Hal ini terungkap dalam acara pelepasan santriwan/wati calon mahasiswa Universitas Al Azhar dan peresmian gedung baru Al Azhar serta peletakan batu pertama Masjid Darussalam Ponpes Darul Azhar, Minggu (22/11).

Menurut pimpinan Ponpes Darul Azhar, KH. Muhammad Ramdhan Arifin, Lc., M.Sy., ke 73 santri ini akan berangkat ke Kairo pada bulan Desember atau selambat-lambatnya bulan Januari 2021.

Sebelumnya, ponpes Darul Azhar sudah memberangkatkan 339 lulusannya yang terbagi kepada 7 angkatan untuk melanjutkan studi di Universitas Al Azhar. Jika ditotalkan dengan calon mahasiwa tahun ini maka jumlahnya mencapai 412 orang.

“Sudah ada dua angkatan yang kembali pulang dari Mesir, lulus dari Al Azhar. Semua kembali ke daerah masing-masing untuk mengabdi di tengah masyarakat dan membangun daerahnya,” ujar KH. Ramdhan.

Seluruh santri ini telah menjalani masa pendidikan intensif di Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (Pusiba), Bekasi.

Acara yang berlangsung dari jam 09.00 hingga 12.00 WIB ini turut dihadiri oleh ketua MUI Kabupaten Cianjur, Asda kab. Cianjur, ketua Baznaz kab. Cianjur, Kemenag kab. Cianjur, ketua Paguyuban Alumni Al Azhar Mesir (PAAM) Jawa Barat, dan tamu undangan lainnya baik dari para pimpinan pesantren maupun para alumni Universitas Al Azhar yang berdomisili di Cianjur.

Ketua PAAM Jawa Barat, Yanyan Sopyan Badruzzaman, Lc. disela-sela kegiatan ini mengutarakan harapan atas pelepasan santri calon mahasiswa/i Universitas Al Azhar ini, “Semoga semua calon mahasiwa-mahasiswi ini dapat menjaga nama baik almamater, keluarga dan bangsa. Senantiasa fokus pada tujuan studi selama di Mesir sehingga berhasil meraih ilmu yang kelak di kemudian hari bermanfaat untuk membangun umat.”

“Jangan lupa, bawa dan syiarkan nama PAAM Jabar sebagai organisasi alumni tempat bersama menjaga silaturahim dan kekompakan agar bersinergi dalam dakwah sekembalinya dari Mesir nanti,” ungkapnya. (WST/RS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.