Home Berita Daerah Reuni Akbar 2 IKA PPI 76 Tarogong, Pesan dari New York hingga...

Reuni Akbar 2 IKA PPI 76 Tarogong, Pesan dari New York hingga Soft Launching Pembelian Ambulance

1019
0
SHARE
Persatuan Islam Tarogong
Reuni Akbar 2 Pesantren Persatuan Islam Tarogong Ahad 23 Desember 2018 (Foto: Portal Wasathiyyah)

Wasathiyyah.com, Garut–Meskipun secara jasadi Pimpinan Pondok Pesantren Persatuan Islam Tarogong tidak hadir di acara Reuni Akbar 2 –sebab beliau selama sebulan berada di USA, namun secara maknawi beliau hadir lewat sambutan secara online dari New York. Peserta acara yang bertemakan “Saatnya Alumni Berbagi (Gathering-Empowering-Sharing)” itu menyimak pesan-pesan dari KH. Mohammad Iqbal Santoso dengan khusyuk.

Dalam video yang ditampilkan panitia pada acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Pesantren Persatuan Islam 76 Tarogong (IKA PPI 76 Tarogong) hari ini, Ahad (23/12/2018) di lingkungan SDIT Persis Garut, KH. Iqbal Santoso mengatakan bahwa reuni bukan ajang untuk hanya bernostalgia atas masa lalu, atau membanggakan kedudukan dan peran sosial hari, melainkan juga bagaimana menjadi sekelompok kekuatan yang mampu membangun masa depan umat, bangsa dan negara.

“Reuni ini bukan hanya sekedar kumpul-kumpul dan kangen-kangenan; melepaskan nostalgia dan menceritakan keberhasilan, membangga-banggakan prestasi, tetapi saya berharap kalian berkumpul menjadi sebuah kekuatan yang mempunyai manfaat maksimal bagi pengembangan masyarakat dan umat Islam.” Kata putra tertua dari pendiri Pondok Pesantren Persatuan Islam Tarogong, pasangan Ustadz Sjihabuddin dan Ustadzah Aminah Dahlan.

Pesantren Persatuan Islam Tarogong mulai dirintis sejak 58 tahun yang lalu. Tahun 1960, H. Memen Abdurrahman (alm) membangun dan mewaqafkan Pesantren At-Taqwa di Rancabogo, Tarogong. Pesantren At-Taqwa tersebut sejatinya merupakan Pesantren Persatuan Islam pertama di Kabupaten Garut. Pesantren tersebut pertama kali dipimpin oleh Al-Ustadz Zainuddin Masjdiani (alm) yang dibantu oleh Al-Ustadz Sjihabuddin (alm) dan Al-Ustadzah Aminah Dahlan (almh).

Selanjutnya alumni Pesantren Persatuan Islam Bentar Garut dan pernah kuliah jurusan MIPA Universitasi Indonesia (UI) itu menegaskan –dengan mengutip Quran surat at-Taubah [9] ayat 122– bahwa sebagai alumni pesantren, status alumni adalah sebagai thoifah, kelompok kecil yang mendalami dan memahami agama dengan tujuan untuk memberikan peringatan kepada masyarakat di sekitar mereka.

Alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) Garut dan mantan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HMI) itu berkata, “Setamat kalian di pesantren, kalian bisa mengingatkan, meluruskan, dan memperbaiki masyarakat.”

Ketua Dewan Hisab dan Rukyah Persatuan Islam itu juga mengingatkan harapan orang tua dan pesantren. Orang tua berharap anaknya lebih soleh dari mereka, dan pesantren berharap alumninya menjadi juru dakwah untuk menyebarkan al-Quran dan as-Sunnah. Dan terakhir, beliau berpesan agar para alumni menjadi orang yang terbaik, yaitu orang yang paling bermanfaat bagi sesama manusia.

Hal yang senada, ketika sambutan perwakilan dari pihak Pesantren Persatuan Islam Tarogong oleh KH. Yusuf Basyari. Beliau mengingatkan kepada para anggota IKA PPI 76 Tarogong agar tetap berpegang teguh dengan ajaran Islam yang selama ini dipelajari di pesantren.

“Kalian harus tetap istiqamah dengan ajaran Islam yang telah kalian pelajari.” Pesan Ustadz Senior di pesantren yang beralamat di Jalan Pembangunan No.1 itu.

Ketika sesi Pemberian Kadeudeuh untuk Guru, pembawa acara Kang Rahmat mempersilahkan adik KH. Iqbal Santoso, Dra. Hj. Rahmi Sjihabuddin untuk menyampaikan sambutan sebagai representatif dari sosok ibunya, almarhumah Aminah Dahlan. Putri tunggal dari enam bersaudara keturunan perintis pesantren itu menceritakan sejarah berdirinya lembaga pendidikan yang memiliki sekolah mulai dari Tempat Penitipan Anak (TPA), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) atau Mu’alimien itu.

Pesantren ini mulai berkembang ketika tahun 1980 pemerintah Kerajaan Saudi Arabia memberikan bantuan pembangunan kompleks pesantren dan pada tanggal 2 Sya’ban 1400 (15 Juni 1980) kompleks pesantren tersebut diresmikan oleh Al-Ustadz KH. E. Abdurrahman (alm.) selaku Ketua Umum Pusat Pimpinan Persatuan Islam dan Mr. Mohammad Roem (alm.), mewakili Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia Pusat.

Beliau juga menceritakan pesan kedua orang tuanya, Ustadz Sjihabuddin dan Ustadzah Aminah Dahlan, untuk menjaga pesantren. Pesan ini bukan hanya untuk anak-cucu pendiri, melainkan kepada semua umat Islam, terutama para alumni Pesantren Persatuan Islam Tarogong Garut. Sebab, menurutnya, pesantren tempat anggota IKA PPI 76 Tarogong Garut belajar ini adalah wakaf, aset umat, bukan milik keluarga.

“Orang tua kami sering berpesan, mungkin kepada para santri juga; titip pesantren, jaga pesantren.” Ujarnya dengan suara bergetar. Di penghujung sambutannya, Ibu Rahmi dengan lantang bertanya, “Apakah kalian siap menjaga pesantren ini?”

Acara Reuni Akbar 2 ini semakin semarak sewaktu bakda Dhuhur, ada acara Pemberian Door Prize dan Pemberian Penghargaan kepada angkatan dan individu. Secara kreatif, panitia memberikan penghargaan kepada angkatan dan individu terbaik dalam berbagai bidang, bahkan memberikan penghargaan kepada alumni yang menikah sesama angkatan, atau menikah dengan alumni yang berbeda angkatan.

Sesuai dengan temanya, dalam acara ini juga dilaunching “Program dari Alumni untuk Pesantren”, ada usulan dari para alumni untuk membeli mobil Ambulance untuk Pesantren Persatuan Islam Tarogong. Apabila alumni 35 angkatan yang berjumlah 3000-an kompak berbagi, maka untuk membeli mobil ambulan, bukan sesuatu yang sulit. Ini merupakan tindaklanjut dari Reuni Akbar 2 ini, sehingga para anggota bisa saling berbagi antar sesama, dan kepada pesantren.

“Alhamdulillah tadi kita sudah soft launching untuk pembelian mobil Ambulan. Semoga program ini cepat terwujud.” Kata ketua Panitia Pelaksana Reuni Akbar 2, Heri Efendi, Lc., kepada kru Portal Wasathiyyah.com. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.