Home Berita Daerah Majlis Tarbiyah Cinta NKRI, Sedekahkan Sejuta Suara

Majlis Tarbiyah Cinta NKRI, Sedekahkan Sejuta Suara

1624
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Garut–Majlis Tarbiyah (MTb) Garut menggelar acara Halal bil Halal sekaligus Deklerasi Sedekah Suara di Mesjid MTb, Jl. Raya Wanaraja No. 121 Garut Jawa Barat, hari ini Jum’at (22/06/2018).

Penerus Sesepuh MTb, Aa Benghan –panggilan dari KH. Benghan Syarifuddin– menegaskan bahwa NKRI adalah anugrah dari Allah SWT. Oleh sebab itu, alumni Universitas Azhar angkatan 1990 tersebut, mengajak jama’ah beserta simpatisannya untuk mencintai NKRI dengan cara menyedekahkan suaranya dalam Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018 nanti. Menurutnya, tidak boleh golput, sebab kalau golput, maka pemerintah NKRI tidak ada legitimasinya.

MTb didirikan oleh KH. Syarifudin bin KH. Bahruddin tahun 1406 Hijriyah (Tahun 1985) di Desa Wanamekar Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut. MTb ini bertujuan untuk membumikan dan mengamalkan Al-Quran dan Sunnah dalam rangka meraih kemuliaan di dunia dan di akhirat.

Tanggal 1 Dzulhijjah 1430 H., sesepuh MTb, KH. Syarifudin bin KH. Badruddin wafat. Estapeta kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya, Aa Benghan.

Di bawah asuhan sesepuh Paguyuban Alumni Azhar Mesir Jawa Barat (PAAM JABAR) ini, MTb semakin tertata, sistimatis, dan berkembang pesat ke hampir seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Barat serta sejumlah Provinsi di Tanah Air, terutama di Jawa Timur. Jumlah jamaahnya kurang lebih 50.000 orang.

Di hadapan ribuan jama’ah MTb yang hadir dan disiarkan secara live lewat Facebook, dengan ucapan basmalah Aa Benghan mendeklrasikan sedekah sejuta suara untuk Pemilukada murah dan gratis di daerah jama’ah MTb: 2 kabupaten, 1 kota madya, dan 2 provinsi.

“Untuk Garut kami sedekahkan suara kepada pasangan Rudy Gunawan-Helmi Budiman nomor urutan satu, untuk Kota Bandung kepada pasangan Oded M Danial-Yana Mulyana nomor urut tiga, untuk Bandung Barat kepada pasangan Dodi Imron Cholid-Pupu Sarirohayati nomor urut dua, untuk provinsi Jawa Barat kepada Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum nomor urut 1, dan untuk Jawa Timur pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistyanto Dardak nomor urut satu.” Kata Aa Benghan dan disambut takbir para jamaaah MTb.

Ulama sekaligus pengusaha kelahiran 1 Januari 1970 itu menegaskan bahwa sedekah suara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap politik etis untuk melahirkan kebaikan bangsa, bukan politik transaksional.

Beliau memaparkan MTb tidak memakai diksi “memilih” melainkan “sedekah suara”, sebab MTb memberikan suara kepada pemimpin tanpa ada transaksi jual-beli.

Di akhir deklerasi, komisaris lima perusahaan itu menyerukan kepada para jamaahnya dan masyarakat umum untuk menciptakan suasana damai Pemilukada dan menghindari perpecahan.

“Kita harus ciptakan suasana damai, tidak boleh gontok-gontokan, sikut-sikutan, membully-dibully, sebab ini tidak baik untuk kehiduapan sebuah bangsa.”Pungkas Aa Benghan. (YNF/WST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.