Home Berita Daerah 115 Calon Guru, Siap Berkarya di Sekolah Unggulan AMBS Garut

115 Calon Guru, Siap Berkarya di Sekolah Unggulan AMBS Garut

646
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Garut — Sekolah unggulan Al Mashduqi Boarding School (AMBS) Garut menggelar Open Recruitment Guru dan hari ini (13/11/2019) di Aula AMBS, lebih dari 115 orang mengikuti assessment tahap pertama setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Penerimaan guru secara terbuka itu mulai diumumkan sejak 18 Oktober 2019 dan proses recruitment akan berakhir Desember 2019, untuk  mendapatkan para guru terbaik mengisi 14 formasi pengampu mata pelajaran jenjang Madrasalah Aliyah (MA).

Dalam melakukan proses recruitmentnya, sekolah yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut ini, bekerjasama dengan Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut.

“Kerjasama ini, untuk kedua kalinya dan sepengetahuan saya, di Garut hanya AMBS yang melakukan recruitmen secara profesional, terbuka dan diikuti oleh banyak orang,” kata civitas akademika IPI Garut, DR. H. Asep Nurjamin, M.Pd.

Selain dari IPI, recruitment guru terbuka itu dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Garut, H. Indra Karmawan, S.Ag., M.MPd.

Setelah memberikan sambutan, rombongan Kamenag Garut berkeliling melihat kelas, asrama, dan sarana-prasarana AMBS.

Indra Karmawan mengungkapkan bahwa saat ini pihak Kamenterian Agama Kabupaten Garut sedang menggodok kurikulum lokal yang kreatif, inovatif, dan sesuat dengan tuntutan zaman.

Beliau sedang mencari prototype Madrasah Aliyah dan setelah berkunjung ke AMBS, beliau baru menyadari sekolah tersebut ada di AMBS Garut.

“Jujur saja, selama ini saya masih mencari contoh MA kreatif dan inovatif. Tapi setelah saya ke sini, saya baru sadar ternyata MA percontohan itu ada di sini,” ujar Kasi Pendidikan Madrasah Kamenterian Agama Kabupaten Garut, Indra Karmawan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut, H. Arif Bakhtiar, S.Th.I., memaparkan bahwa recreuitment secara terbuka ini bertujuan memberikan kesempatan siapa saja yang memiliki kompetensi berkualitas untuk mengabdi dan berkarya di AMBS.

“Mindset kita, mengajar di AMBS bukan bekerja, melainkan pengabdian dan berkarya. Sebaik apapun kurikulum dan fasilitas, tanpa guru bermental juara, maka tak ada artinya. Kita berharap recruitmen menghasilkan para guru terbaik,” ungkap Arif Bakhtiar.

Ketua Tim Pendirian AMBS sekaligus Kepala Sekolah Madrasah Aliyah AMBS, Ustaz Rofieq Azhar, S.Ag. MM.  menambahkan bahwa kebutuhan para guru terbaik ini, bukan sekedar ingin membangun AMBS saja, melainkan membangun Garut, Indonesia, bahkan dunia.

Garut sebagai daerah konservasi sedang mengalami persoalan. Menurut Rofieq, solusinya adalah pendidikan. Dia berharap kehadiran AMBS bisa menjadikan Garut sebagai destinasi pendidikan, atau kota pelajar.

Begitu juga tingkat nasional, dunia pendidikan sedang menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Oleh sebab itu membutuhkan sekolah yang melakukan lompat-lompatan dalam menjawab persoalan abad ke-21 atau era globalisasi.

Pegiat sekolah ramah anak itu, menegaskan AMBS sebagai sekolah Islam, melihat dirinya sebagai bagian dari dunia. Oleh karenanya, AMBS merencanakan akan memakai kurikulum Al Azhar Cairo, Mesir yang bermanhaj wasathiyyah serta mengajarkan Islam ramah, damai, dan membangun dunia lebih baik.

“Lewat AMBS ini, kita ingin menjadikan Garut sebagai destinasi pendidikan, ikut membangun pendidikan nasional, bahkan kita merasa bagian dari peradaban dunia, ikut mengusung Islam ramah yang digaungkan Al Azhar Mesir,” pungkas aktivis berbagai organisasi di Garut itu. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen + three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.