Home Berita Daerah Interview Santri Baru Sekolah Tahfiz Markaz Maqwa Krui

Interview Santri Baru Sekolah Tahfiz Markaz Maqwa Krui

84
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Krui—Markaz Maqwa Krui setiap 6 bulan sekali membuka Pendaftaran Santri Baru dan sekarang Angkatan ke-3. Interview sekaligus Daftar Ulang dan Pengukuran Seragam, hari Sabtu (8/5/2021) kemarin di Kampus 1, diikuti oleh 11 santri dan ortunya. Dari interview tersebut, ternyata banyak orang tua, telat mendapatkan informasi sehingga tidak mendaftarkan anaknya pada 2 angkatan sebelumnya.

Disela-sela interview itu, seorang ibu dari calon santri menceritakan bahwa dia baru mengetahui keberadaan Markaz Maqwa Krui setelah acara Wisuda dan Pembagian Raport Angkatan ke-2 di Sunset Beach 2 awal April lalu.

 

“Saya telat dapat info, maka baru daftar sekarang,” kata ibu dari dua anak itu.

Hal tersebut, diakui oleh kepala sekolah Markaz Maqwa Krui, Bunda Ami Rahmawati Muslimah, Lc., bahwa publikasi memang belum maksimal dan optimal. Selama ini hanya menggandalkan flyer di medsos, baliho di lokasi sekolah dan brosur di beberapa tempat. Dari informasi para orang tua calon santri itu, Bunda Ami bertekad untuk lebih mengenalkan lagi tentang keberadaan Markaz Maqwa Krui.

“Insya Allah, ke depan publikasi kita akan lebih kita gencarkan,” kata ustazah alumnus Universitas Al-Azhar Cairo fakultas Ushuluddin jurusan tafsir dan ulumul Quran itu.

Sekolah Tahfiz Balita dan Anak berada di Simpang Kerbang Krui itu, menggunakan metode Tabarak dari Mesir. Cara menghafal Quran yang ditemukan oleh pasangan sami-isteri Dr. Kamil El-Laboody dan Dr. Rasya merupakan hasil pengalaman mereka mencetak 3 anak mereka menjadi hafiz/hafizah pada usia 4 tahun. Ketiga anak mereka Tabarak, Yazid dan Zeenah, mendapat gelar Hafiz Cilik Termuda Dunia.

Markaz Maqwa Krui berdiri, setelah suami-isteri, Ustaz Udo Yamin Majdi dan Ustazah Ami Rahmawati Muslimah mengikuti Pelatihan Fasilitator Tahfiz Balita dan Anak di Karawang tahun 2018. Dua tahun kemudian, tahun 2020 mereka berdua membuka sekolah tahfiz di Krui Pesisir Barat dan sekarang jumlah santri hampir 100 orang.

Interview Santri Baru disampaikan langsung oleh Ustaz Udo Yamin Majdi. Dalam wawancara tersebut, selain mengkonfirmasi ulang data dalam formulir, Ustaz Udo Yamin juga mengecek hafalan calon santri dan membangun komitmen orang tua untuk bersama-sama melahirkan anak hafiz/hafizah.

Interview yang dimulai dari pukul 10.00 sampai pukul 12.00 WIB itu, berjalan lancar. Ada beberapa santri dan ortunya yang belum sempat hadir, akan menyusul besok, hari Senin tanggal 10 Mei 2021.

“Yang belum hadir hari ini, insya Allah lusa, akan kita lanjutkan,” pungkas Bunda Ami Rahmawati Muslimah. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four + six =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.