Home Berita Daerah Dua Pimpinan Pesantren di Pesisir Barat Do’akan Pesantren Maqwa Krui Terwujud

Dua Pimpinan Pesantren di Pesisir Barat Do’akan Pesantren Maqwa Krui Terwujud

344
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Krui–Direktur Laziswaf Maqwa Ustaz Udo Yamin Majdi, ketua Yayasan Warotsatul Anbiya Lampung Syahrir, A. Md., Pembina Yayasan Warotsatul Anbiya Lampung, dan Tim media Irsam Islam, kemarin (Jum’at. 7/5/2021) berkunjung ke Pimpinan Ponpes Al-Ghazaliyah dan Ponpes Nidaul Islam. Selain mendistribusikan Wakaf Quran, rombongan juga meminta doa dari dua pimpinan Ponpes tersebut.

Pengasuh Pesantren Al-Ghazaliyah KH. Bustanul menyambut rombongan dari Yayasan Warotsatul Anbiya Lampung dan Laziswaf Maqwa di rumahnya. Dalam silaturahim itu, Kiyai Bustanul sangat berbahagia atas rencana mendirikan Pesantren Markaz Maqwa Krui dan mendoakannya supaya segera terwujud.

“Saya sangat bahagia atas niat mendirikan pondok. Bahkan, saya sudah mendengar sudah ada Sekolah Tahfiz Balita dan Anak, serta SD Quran Maqwa. Dengan sepenuh hati, saya mendoakan semoga Pesantren Maqwa segera dibangun,” ujar Kiyai Bustanul kepada Ustaz Udo Yamin Majdi bersama rombongan yang datang bakda Jum’at.

Pimpinan Pesantren Al-Ghazaliyah mengajak rombongan melihat kondisi pondoknya. Sesampai di asrama, rombongan Maqwa disambut oleh pengurus pesantren. Terlihat para santri, semuanya lansia, sedang melaksanakan suluk, selama bulan suci Ramadhan.

Pesantren berbasis thariqah Naqsabandiyah ini berdiri sudah lumayan lama, 40-an tahun lalu. Bahkan bangunan sebelah kanan pintu masuk sudah berusia 37 tahun, tepatnya dibangun tahun 1984. Zawiyah atau kamar tempat tinggal para salik itu, sekarang tidak terpakai, sebab lantai dan dinding papan itu tidak layak lagi dihuni.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Udo Yamin Majdi berusaha sounding kepada kaum Muslimin, atau lembaga yang menyalurkan bantuan pembangunan masjid, agar asrama yang tidak terpakai itu dibangun menjadi masjid para santri untuk menuntul ilmu.

“Insya Allah, saya ikhtiar, minimal memberitahu kepada kaum Muslimin, siapa tahu ada yang tergerak hatinya untuk membantu,” ujar direktur Laziswaf Maqwa sekaligus pengasuh Sekolah Tahfiz Balita dan Anak Markaz Maqwa itu.

Menjelang sholat Asar, rombongan Safari Ramadan melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Nidaul Islam. Sesampai di sana, azan sholat Asar mengumandang. Rombongan sholat Asar berjamaah, sambil menunggu KH. Sinarni datang dari mengisi pengajian di Penengahan.

Tak berapa lama, pimpinan Ponpes Nidaul Islam itu datang. Dengan hangat, Kiai yang telah mondok di Aceh itu menyambut rombongan. Setelah menanyakan kabar masing-masing, Ustaz Udo Yamin Majdi menyampaikan maksud kunjungan, yaitu meminta doa dan restu ingin mendirikan pondok pesantren, sekaligus mendistrisibusikan Quran Wakaf.

“Tujuan kami ke sini, ingin meminta doa agar pembangunan Pesantren Maqwa Kru Allah mudahkan, serta ingin menyampaikan amanat berupa Quran wakaf,” kata Ustaz Udo Yamin kepada Kyai Sinarni beserta ustaz yang lainnya.

Diskusi dan tukar pikiran itu sangat asik, sehingga tidak terasa, waktu ifthar semakin dekat. Oleh sebab itu, setelah menyerahkan Quran Wakaf, rombongan Safari Ramadan pamit dan pulang ke rumah masing-masing. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.